Ekspor Kopi Terkendala Pandemi, Teten Harap Serapan Dalam Negeri Meningkat
Minggu, 21 Juni 2020 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Klasik Beans Deni Glen menjelaskan, koperasi yang berdiri pada 2011 sudah memiliki binaan sekitar 3.000 petani kopi yang tergabung dalam Paguyuban Tani Sunda Hejo. "Hasil panen kopi petani dibeli koperasi untuk diolah menjadi biji kopi mentah atau green beans," kata Glen.
Koperasi Klasik Beans memiliki banyak shelter kopi di Jawa Barat. Diantaranya, di Garut (ada tiga), Ciwidey (ada dua), Gunung Puntang, Pangalengan, Ujungberung, Bandung Utara, dan Cianjur. Sedangkan di luar Jabar, shelter Klasik Beans ada di Kintamani (Bali), Flores, Enrekang (Sulsel), Lintong (Medan, Sumut), dan Takengon (Aceh).
"Sebelum pandemi Covid-19, kami memiliki kapasitas produksi sebanyak 5-8 ton green beans perbulan, khusus untuk pasar nasional. Untuk yang pasar ekspor, per musim kita menghasilkan 60 ton, dimana dalam setahun ada satu kali musim," tuturnya.
Dengan brand produk Kopi Sunda Hejo, Klasik Beans mampu mengguyur pasar ekspor ke negara-negara seperti Prancis, Jepang, Australia, Swiss, dan sebagainya. "Produk kopi kita juga salah satu yang dibeli Starbucks," ungkapnya.
Bahkan, lanjut Glen, pihaknya memiliki hari istimewa yang dinamakan Hari Petani. Di hari itu, seluruh petani binaan Klasik Beans mendapatkan premi dari koperasi.
Koperasi Klasik Beans memiliki banyak shelter kopi di Jawa Barat. Diantaranya, di Garut (ada tiga), Ciwidey (ada dua), Gunung Puntang, Pangalengan, Ujungberung, Bandung Utara, dan Cianjur. Sedangkan di luar Jabar, shelter Klasik Beans ada di Kintamani (Bali), Flores, Enrekang (Sulsel), Lintong (Medan, Sumut), dan Takengon (Aceh).
"Sebelum pandemi Covid-19, kami memiliki kapasitas produksi sebanyak 5-8 ton green beans perbulan, khusus untuk pasar nasional. Untuk yang pasar ekspor, per musim kita menghasilkan 60 ton, dimana dalam setahun ada satu kali musim," tuturnya.
Dengan brand produk Kopi Sunda Hejo, Klasik Beans mampu mengguyur pasar ekspor ke negara-negara seperti Prancis, Jepang, Australia, Swiss, dan sebagainya. "Produk kopi kita juga salah satu yang dibeli Starbucks," ungkapnya.
Bahkan, lanjut Glen, pihaknya memiliki hari istimewa yang dinamakan Hari Petani. Di hari itu, seluruh petani binaan Klasik Beans mendapatkan premi dari koperasi.
Lihat Juga :