Ekspor Kopi Terkendala Pandemi, Teten Harap Serapan Dalam Negeri Meningkat
Minggu, 21 Juni 2020 - 17:14 WIB
loading...
Menkop UKM Teten Masduki saat mengunjungi salah satu tempat pengolahan kopi di daerah Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6/2020). Foto/Dok Kemenkop UKM
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (KUKM) terus mendorong produktivitas sektor pertanian dan perkebunan. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, kedua sektor tersebut sudah bisa direlaksasi untuk diaktifkan kembali kegiatan usahanya di tengah pandemi Covid-19.
Kendati demikian, Teten berharap protokol kesehatan tetap dijalankan dengan disiplin. "Dunia usaha kembali dijalankan dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan," ujarnya di sela-sela kunjungan kerja ke salah satu shelter (tempat pengolahan kopi) Klasik Beans di daerah Gunung Puntang, Desa Campaka Mulia, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6/2020). (Baca juga : Lima Jurus Kemenkop UKM Atasi Masalah UMKM di Masa Pandemi )
Dalam kunjungan tersebut, Teten mengaku ingin melihat langsung dan memastikan reaktivasi kegiatan usaha KUKM bisa berjalan. Terlebih, produk kopi dari Klasik Beans merupakan salah satu yang terbaik di dunia dan sudah menembus pasar mancanegara.
"Saya meyakini, dengan tingkat konsumsi kopi dalam negeri yang terus meningkat, produk kopi nasional bisa diserap pasar dalam negeri," kata Teten.
Dia menjelaskan, dengan pasar yang amat luas dan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa, pendapatan nasional dari produk kopi tidak perlu lagi bergantung pada ekspor. "Meski, ekspor kopi tetap akan menjadi bagian penting, karena kopi akan terus menjadi komoditi unggulan Indonesia," ucap Teten.
Kendati demikian, Teten berharap protokol kesehatan tetap dijalankan dengan disiplin. "Dunia usaha kembali dijalankan dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan," ujarnya di sela-sela kunjungan kerja ke salah satu shelter (tempat pengolahan kopi) Klasik Beans di daerah Gunung Puntang, Desa Campaka Mulia, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6/2020). (Baca juga : Lima Jurus Kemenkop UKM Atasi Masalah UMKM di Masa Pandemi )
Dalam kunjungan tersebut, Teten mengaku ingin melihat langsung dan memastikan reaktivasi kegiatan usaha KUKM bisa berjalan. Terlebih, produk kopi dari Klasik Beans merupakan salah satu yang terbaik di dunia dan sudah menembus pasar mancanegara.
"Saya meyakini, dengan tingkat konsumsi kopi dalam negeri yang terus meningkat, produk kopi nasional bisa diserap pasar dalam negeri," kata Teten.
Dia menjelaskan, dengan pasar yang amat luas dan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa, pendapatan nasional dari produk kopi tidak perlu lagi bergantung pada ekspor. "Meski, ekspor kopi tetap akan menjadi bagian penting, karena kopi akan terus menjadi komoditi unggulan Indonesia," ucap Teten.
Lihat Juga :