Bertemu Australia-Indonesia Institute Board, Menparekraf: Perluasan Kerja Sama Parekraf Dijajaki
Rabu, 18 Mei 2022 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan itu, Menparekraf mengucapkan terima kasih atas partisipasi Australia dalam acara Tourism Working Group Meeting yang pertama pada 10 – 11 Mei 2022 lalu. Menparekraf pun berharap kehadiran dan partisipasi para anggota Australia-Indonesia Institute Board dalam side event KTT G20 yaitu World Conference on Creative Economy (WCCE) pada 5-7 Oktober 2022 di Bali.
“Selain itu juga ada World Tourism Day dan International Wellness Tourism Conference and Festival. Kami berharap Australia dapat berpartisipasi dalam event-event tersebut,” ujar Menparekraf.
Terkait kebijakan Indonesia dalam membuka perbatasan internasional, Menparekraf Sandiaga menjelaskan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia hingga kini semakin terkendali. Presiden pun telah memberikan arahan untuk memperbolehkan masyarakat tidak menggunakan masker ketika berkegiatan di luar ruangan.
“Kami pun sudah melakukan beberapa pelonggaran untuk wisatawan mancanagera yang telah melakukan vaksinasi lengkap di antaranya peniadaan tes antigen dan PCR pada saat kedatangan. Hal ini juga berdasarkan momentum libur lebaran yang berlangsung dengan baik, sehingga kami terus berupaya melonggarkan kebijakan secara bertahap, karena keselamatan dan kesehatan wisatawan adalah hal prioritas yang harus kami perhatikan,” ujar Menparekraf.
Hal tersebut disambut baik oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams dan Chair of Australia Indonesia Institute, Emeritus Professor Greg Fealy AM.
Emeritus Professor Greg Fealy AM mengungkapkan bahwa Indonesia khususnya Bali memang menjadi destinasi utama wisatawan asal Australia. Namun, ia ingin mempromosikan pariwisata Indonesia bukan hanya Bali saja, tetapi destinasi wisata lainnya. Karena menurutnya Indonesia memiliki beragam destinasi wisata unggulan yang dapat dijelajahi dan sesuai dengan minat wisatawan Australia.
“Selain itu juga ada World Tourism Day dan International Wellness Tourism Conference and Festival. Kami berharap Australia dapat berpartisipasi dalam event-event tersebut,” ujar Menparekraf.
Terkait kebijakan Indonesia dalam membuka perbatasan internasional, Menparekraf Sandiaga menjelaskan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia hingga kini semakin terkendali. Presiden pun telah memberikan arahan untuk memperbolehkan masyarakat tidak menggunakan masker ketika berkegiatan di luar ruangan.
“Kami pun sudah melakukan beberapa pelonggaran untuk wisatawan mancanagera yang telah melakukan vaksinasi lengkap di antaranya peniadaan tes antigen dan PCR pada saat kedatangan. Hal ini juga berdasarkan momentum libur lebaran yang berlangsung dengan baik, sehingga kami terus berupaya melonggarkan kebijakan secara bertahap, karena keselamatan dan kesehatan wisatawan adalah hal prioritas yang harus kami perhatikan,” ujar Menparekraf.
Hal tersebut disambut baik oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams dan Chair of Australia Indonesia Institute, Emeritus Professor Greg Fealy AM.
Emeritus Professor Greg Fealy AM mengungkapkan bahwa Indonesia khususnya Bali memang menjadi destinasi utama wisatawan asal Australia. Namun, ia ingin mempromosikan pariwisata Indonesia bukan hanya Bali saja, tetapi destinasi wisata lainnya. Karena menurutnya Indonesia memiliki beragam destinasi wisata unggulan yang dapat dijelajahi dan sesuai dengan minat wisatawan Australia.
Lihat Juga :