Semarang Diterjang Rob Dahsyat, Ini Penjelasan Kementerian PUPR
Rabu, 25 Mei 2022 - 10:39 WIB
loading...
Kota Semarang dan sejumlah kota di sekitarnya diterjang banjir rob dahsyat. Foto/AhmadAntoni/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR , Endra S. Atmawidjaja, menyebut banjir rob yang terjadi di Semarang akibat air pasang laut yang ekstrim, jika dibandingkan dengan kejadian biasanya.
Baca juga: Banjir Rob Kian Tinggi, Lansia di Pekalongan Mulai Dievakuasi
Banjir yang terjadi sejak Senin kemarin (23/5/20220) membuat tinggi muka air laut mencapai 210 sentimeter dpl (di atas permukaan laut) sehingga sebagian wilayah Provinsi Jawa Tengah bagian utara terdampak banjir rob, seperti Kota Semarang, Kota/Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Demak.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi menambahkan, banjir rob yang terjadi, khususnya di Kota Semarang, bukan diakibatkan oleh kerusakan infrastruktur tanggul rob yang tengah dibangun, melainkan akibat tingginya air pasang.
Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang mencatat data hidrologi pasang surut tinggi muka air laut pada pukul 15.00 WIB mencapai 210 cm dpl.
Baca juga: Banjir Rob Kian Tinggi, Lansia di Pekalongan Mulai Dievakuasi
Banjir yang terjadi sejak Senin kemarin (23/5/20220) membuat tinggi muka air laut mencapai 210 sentimeter dpl (di atas permukaan laut) sehingga sebagian wilayah Provinsi Jawa Tengah bagian utara terdampak banjir rob, seperti Kota Semarang, Kota/Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Demak.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi menambahkan, banjir rob yang terjadi, khususnya di Kota Semarang, bukan diakibatkan oleh kerusakan infrastruktur tanggul rob yang tengah dibangun, melainkan akibat tingginya air pasang.
Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang mencatat data hidrologi pasang surut tinggi muka air laut pada pukul 15.00 WIB mencapai 210 cm dpl.
Lihat Juga :