Dua Prinsip Industri Manufaktur Saat Pandemi Covid-19, Tetap Produktif dan Aman
Senin, 22 Juni 2020 - 20:17 WIB
loading...
Menperin Agus Gumiwang mengatakan akan menjaga keberlangsungan produktivitasnya, dimana sektor manufaktur diharapkan tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memantau aktivitas sektor industri di tanah air selama masa pandemi Covid-19. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengatakan akan menjaga keberlangsungan produktivitasnya, dimana sektor manufaktur diharapkan tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan.
“Jadi, ada dua prinsip yang kini perlu dipegang oleh perusahaan, yakni tetap produktif dan aman Covid-19,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (22/6/2020).
(Baca Juga: Arus Kas Seret, Manufaktur Akan Disuntik Stimulus Tambahan )
Menurut Menperin, pihaknya fokus mendorong sektor industri agar lebih berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Sebab, selama ini sektor manufaktur mampu memberikan sumbangsih cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia.
"Capaian industri manufaktur terlihat pada triwulan I tahun 2020. Sektor industri masih menjadi kontributor paling besar terhadap struktur PDB nasional hingga 19,98 persen, meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. “Kami telah memetakan sejumlah sektor yang perlu dipacu kinerjanya karena punya potensi sebagai motor penggerak ekonomi saat ini,” ungkapnya.
“Jadi, ada dua prinsip yang kini perlu dipegang oleh perusahaan, yakni tetap produktif dan aman Covid-19,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (22/6/2020).
(Baca Juga: Arus Kas Seret, Manufaktur Akan Disuntik Stimulus Tambahan )
Menurut Menperin, pihaknya fokus mendorong sektor industri agar lebih berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Sebab, selama ini sektor manufaktur mampu memberikan sumbangsih cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia.
"Capaian industri manufaktur terlihat pada triwulan I tahun 2020. Sektor industri masih menjadi kontributor paling besar terhadap struktur PDB nasional hingga 19,98 persen, meskipun di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. “Kami telah memetakan sejumlah sektor yang perlu dipacu kinerjanya karena punya potensi sebagai motor penggerak ekonomi saat ini,” ungkapnya.
Lihat Juga :