Cegah Korupsi Terulang, Erick Thohir Tunjuk IFG Kelola Dana Pensiun BUMN
Senin, 30 Mei 2022 - 13:51 WIB
loading...
Kementerian BUMN menunjuk Indonesia Financial Group (IFG) untuk mengelola dana pensiun BUMN. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian BUMN menunjuk Indonesia Financial Group (IFG) sebagai Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, untuk mengelola dana pensiun (Dapen) perusahaan milik negara. Saat ini tercatat ada 108 dana pensiun BUMN yang masih terpisah-pisah.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, integrasi Dapen ini untuk mengamankan aset para pensiunan BUMN dari tindakan korupsi . Saat ini proses kajian masih terus dilakukan Kementerian BUMN dan manajemen IFG.
"Kan di asuransi ada jangka panjang, liabilitas, kan ini ada asetnya. Kalau asetnya gagal dikembangkan nanti ada gap ditambahkan oleh pendiri. Pendiri ini kan kementerian BUMN, ini kita sudah diskusikan, sudah ada kajiannya nanti pelan-pelan kita akan transfer ke sana (IFG). Tujuannya untuk memastikan aset yang dikembangkan ini aman, tidak digunakan untuk investasi yang enggak-enggak gitu kan," kata Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui wartawan di kawasan Hotel The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (30/5/2022).
Baca juga: Utang Holding BUMN Pertambangan Tembus Rp93,4 Triliun
Pengelolaan dana pensiun BUMN dalam satu payung perusahaan, lanjut Tiko, juga bertujuan menjaga pertumbuhan aset dan liabilitas. Upaya ini perlu dilakukan agar Dapen BUMN tidak mengikuti jejak kasus PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri.
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, integrasi Dapen ini untuk mengamankan aset para pensiunan BUMN dari tindakan korupsi . Saat ini proses kajian masih terus dilakukan Kementerian BUMN dan manajemen IFG.
"Kan di asuransi ada jangka panjang, liabilitas, kan ini ada asetnya. Kalau asetnya gagal dikembangkan nanti ada gap ditambahkan oleh pendiri. Pendiri ini kan kementerian BUMN, ini kita sudah diskusikan, sudah ada kajiannya nanti pelan-pelan kita akan transfer ke sana (IFG). Tujuannya untuk memastikan aset yang dikembangkan ini aman, tidak digunakan untuk investasi yang enggak-enggak gitu kan," kata Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui wartawan di kawasan Hotel The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (30/5/2022).
Baca juga: Utang Holding BUMN Pertambangan Tembus Rp93,4 Triliun
Pengelolaan dana pensiun BUMN dalam satu payung perusahaan, lanjut Tiko, juga bertujuan menjaga pertumbuhan aset dan liabilitas. Upaya ini perlu dilakukan agar Dapen BUMN tidak mengikuti jejak kasus PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri.
Lihat Juga :