Sri Mulyani Usul Anggaran Subsidi Naik Jadi Rp520 Triliun, Buat Apa?

Selasa, 31 Mei 2022 - 15:52 WIB
loading...
Sri Mulyani Usul Anggaran...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/ANTARA
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengajukan tambahan anggaran subsidi dan kompensasi dalam Rancangan Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 menjadi lebih Rp520 triliun. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI hari ini.

"Tahun ini kami meminta persetujuan DPR untuk menambah anggaran subsidi dan kompensasi yang nilainya diperkirakan untuk subsidi dan kompensasi di atas Rp520 triliun," kata dia, di Jakarta. Selasa (31/5/2022).

Baca Juga: Beli BBM Pertalite dan Solar Mau Diatur, Ini Kata Pertamina

Menurut dia penambahan subsidi diajukan untuk meredam gejolak inflasi di dalam negeri. Lonjakan inflasi telah membuat harga komoditas naik dalam waktu terakhir.

Berdasarkan laporan, APBN 2022 total anggaran subsidi sebesar Rp206,96 triliun. Rinciannya subsidi energi sebesar Rp134,03 triliun dan subsidi non energi Rp72,93 triliun. Sebab itu, perlu ada tambahan yang harus dilakukan untuk melaksanakan fungsi APBN untuk melindungi masyarakat agar daya beli tidak tergerus.

Di sisi lain, pemerintah juga memberikan bantuan sosial (bansos) sebagai jaring pengaman sosial. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk mengendalikan inflasi.

Baca Juga: Sri Mulyani Sekarang Bikin Komik, Soal Apa Ya Isinya?

Sejumlah upaya yang telah dilakukan tersebut, imbuhnya, telah berhasil manjaga gejolak inflasi di dalam negeri dengan level realtif rendah dibandingkan negara lai. "Lembaga internasional memperkirakan inflasi Indonesia tahun ini sebsar 4%," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Sampai Juni 2024, Tarif...
Sampai Juni 2024, Tarif Listrik Non Subsidi Dipastikan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved