Aset Industri Asuransi Capai Rp1.637 Triliun di Awal Tahun 2022
Rabu, 01 Juni 2022 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Destry mencatat, penetrasi asuransi terbilang meningkat, yakni mulai dari 1,9% pada 2019 menjadi 3,2% pada 2022. Sedangkan penetrasi dana pensiunan juga cukup stabil, di mana sebanyak 6% dan diproyeksi akan naik seiring perkembangan teknologi digital melalui program insurtech.
"Indonesia memiliki potensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan menjadi negara maju. Upaya yang harus dilakukan misalnya lewat percepatan pasar finansial yang efisien dan inklusif," kata Destry.
Senada, Advisor Departemen Pengawasan Khusus Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sumarjono mengatakan, upaya memperkuat industri asuransi dan dana pensiun merupakan tanggung jawab bersama.
Baca Juga: Industri Asuransi Harus Adaptasi Tantangan Digitalisasi
Indonesia dan negara G20 berkomitmen dalam menciptakan sistem keuangan yang kuat, industri yang bisa mendukung upaya-upaya dunia dalam mengatasi permasalahan perubahan iklim, serta usaha-usaha meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
"Indonesia memiliki potensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan menjadi negara maju. Upaya yang harus dilakukan misalnya lewat percepatan pasar finansial yang efisien dan inklusif," kata Destry.
Senada, Advisor Departemen Pengawasan Khusus Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sumarjono mengatakan, upaya memperkuat industri asuransi dan dana pensiun merupakan tanggung jawab bersama.
Baca Juga: Industri Asuransi Harus Adaptasi Tantangan Digitalisasi
Indonesia dan negara G20 berkomitmen dalam menciptakan sistem keuangan yang kuat, industri yang bisa mendukung upaya-upaya dunia dalam mengatasi permasalahan perubahan iklim, serta usaha-usaha meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Lihat Juga :