Ditindih Dolar, Harga Minyak Terkapar 2 Persen Lebih
Kamis, 02 Juni 2022 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Saito memperkirakan pasar minyak akan pulih kembali setelah pertemuan tersebut. Adapun pengetatan pasokan global dan permintaan bahan bakar yang kuat dapat kembali mendongkrak harganya di pasar.
"Kita mengharapkan tidak ada kejutan dari OPEC+ karena kelompok itu tidak mungkin mengubah kebijakan mereka saat Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengunjungi Arab Saudi," lanjutnya.
Sebuah sumber dari OPEC+ menuturkan kelompok mereka bakal tetap mempertahankan kenaikan produksi minyak bulanan dalam ukuran yang telah disepakati, kendati aliran minyak dari organisasi ini belum mampu menutupi kekurangan pasokan global.
The Wall Street Journal melaporkan pada Selasa (31/5/2022) bahwa beberapa anggota OPEC sedang mempertimbangkan gagasan untuk menangguhkan pasokan Rusia. Ini memungkinkan produsen lain untuk memompa lebih banyak minyak mentah secara signifikan seperti yang diinginkan oleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
"Kita mengharapkan tidak ada kejutan dari OPEC+ karena kelompok itu tidak mungkin mengubah kebijakan mereka saat Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengunjungi Arab Saudi," lanjutnya.
Sebuah sumber dari OPEC+ menuturkan kelompok mereka bakal tetap mempertahankan kenaikan produksi minyak bulanan dalam ukuran yang telah disepakati, kendati aliran minyak dari organisasi ini belum mampu menutupi kekurangan pasokan global.
The Wall Street Journal melaporkan pada Selasa (31/5/2022) bahwa beberapa anggota OPEC sedang mempertimbangkan gagasan untuk menangguhkan pasokan Rusia. Ini memungkinkan produsen lain untuk memompa lebih banyak minyak mentah secara signifikan seperti yang diinginkan oleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
Lihat Juga :