Cotton USA Dorong Industri Busana Muslim di Indonesia

Kamis, 02 Juni 2022 - 17:40 WIB
loading...
Cotton USA Dorong Industri...
Model memperagakan busana muslim dalam acara Embracing Jakarta Muslim Fashion Week di Aquatic Center, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (18/11/2021). FOTO/SINDOnews/Faisal Rahman
A A A
JAKARTA - Asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan serat kapas Amerika Serikat (AS) (Cotton Council International/CCI) mendukung pertumbuhan industri busana muslim di Indonesia dengan mendorong penggunaan kapas AS.

Perwakilan CCI di Indonesia Andy Do menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan produksi garmen dalam industri busana muslim, mengingat Indonesia memiliki populasi muslim terbesar di dunia. Berdasarkan data statistik per 31 Desember 2021 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, tercatat ada 237,53 juta orang di Indonesia menganut agama islam.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga turut serta memberikan inisiatif untuk mempromosikan Indonesia sebagai pusat industri busana muslim dunia. "Kami memahami bahwa pasar untuk busana muslim di Indonesia memiliki potensi yang besar sehingga dapat ditingkatkan untuk menghasilkan pendapatan ekspor yang tinggi di masa mendatang," ungkap Andy dalam webminar, baru-baru ini.

Baca Juga: Bolehkah Muslimah Memakai Celana Panjang? Bagaimana Hukumnya?

Pihaknya mendukung penuh inisiatif Pemerintah Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), dan Asosiasi lainnya yang bergerak di industri busana muslim, untuk mempromosikan Indonesia sebagai pusat industri fesyen muslim di dunia dan untuk mendorong lebih banyak lagi eskpor busana muslim dari Indonesia ke berbagai negara di dunia. "Inisiatif tersebut akan berlanjut dari tahun 2021 hingga 2024," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Andy juga mempromosikan tiga program yang ditawarkan CCI untuk mengembangkan industri tekstil di Tanah Air. Tiga program tersebut antara lain, program lisensi Cotton USA, Cotton USA Sollutions, dan Cotton Trust Protocol A.S.

Program lisensi dari Contton USA diberikan oleh CCI kepada pabrik tekstil Indonesia di sepanjang rantai pasokan dan ritel. Lisensi ini berfungsi untuk menjaring pembeli baru, memahami tren mode terbaru di industry fesyen dan tekstil, serta untuk mendapatkan keuntungan dalam penggunaan kapas AS. Lebih lanjut, program Cotton USA Solutions menawarkan bantuan teknis dari ahli secara gratis kepada pabrik pemintalan Indonesia yang merupakan pemegang lisensi Cotton USA dan/atau anggota U.S. Cotton Trust Protocol.

"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pabrik, meningkatkan hasil produksi, menghemat biaya operasional pabrik, dan menghasilkan lebih banyak keuntungan bagi pemegang saham pabrik," jelas dia.

Baca Juga: Dukung Industri Fesyen Muslim, Puteri Indonesia 2022 Gelar Road to JMFW 2023

Terakhir, ada program U.S. Cotton Trust Protocol yang dinilai akan menguntungkan pabrik tekstil Indonesia dengan memungkinkan mereka memverifikasi, mengukur, dan membuktikan bahwa kapas AS yang mereka beli adalah produk berkelanjutan yang bebas dari risiko lingkungan dan sosial. "Melalui tiga program praktis ini, pabrik tekstil Indonesia akan dapat menemukan solusi dan inspirasi baru untuk mempercepat kemajuan bisnis mereka, terutama di industri busana muslim," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Hilirisasi Tahap II...
Hilirisasi Tahap II Digenjot, Pengamat: Bisa Dongkrak Ekonomi dan Tambah Pendapatan Negara
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Relakan Status Juara Grup K Direbut Kolombia
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Berita Terkini
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved