AS Kerek Suku Bunga Acuan, Sri Mulyani Was-was Terjadi Krisis Keuangan

Selasa, 07 Juni 2022 - 18:57 WIB
loading...
A A A
Sambung dia mengatakan, ini artinya dolar AS menjadi sangat mahal. Dalam hal ini akan memberikan konsekuensi kepada seluruh dunia karena interest rate global akan mengalami kenaikan.

"Ini hanya di AS, tapi kalau saya kombinasikan dengan Eropa yang inflasinya juga 7%, maka tren ke atas itu tidak akan terhindarkan. Beberapa negara yang sudah mengalami inflasi dan sangat tinggi seperti AS, Eropa, Inggris, Korea Selatan, semuanya sudah mulai menaikkan suku bunga. Untuk emerging countries, naiknya lebih cepat karena mereka cannot afford behind the curve, kalau mereka lambat dibandingkan kenaikan suku bunga AS, maka capital outflow terjadi," papar Sri Mulyani.

Dia mengatakan, ini adalah risiko yang sangat berbeda dengan kondisi pandemi. Ketika pandemi, mantan Direktur Bank Dunia itu menyebutkan bahwa seluruh negara mengalami, seluruh kegiatan ekonomi berhenti, namun sebetulnya masing-masing masih memiliki daya tahan kecuali jika yang terkena itu rakyat bawah dan UMKM.

"Kalau sekarang begitu suku bunga mulai naik, maka yang terkena adalah korporasi dan sektor keuangan. Ini adalah tipikal potensi financial crisis. Karena berdasarkan historisnya, setiap suku bunga AS naik, pasti terjadi krisis di berbagai belahan dunia," tegas Sri.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Rekomendasi
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Berita Terkini
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved