Soal Investasi Mobil Listrik: Tak Ada Tesla, Ford pun Jadi
Jum'at, 10 Juni 2022 - 17:31 WIB
loading...
Rencana investasi mobil listrik Ford lebih maju dibanding Tesla. Foto/Ford.com
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan rencana investasi Tesla ke Indonesia. Saat ini investasi Tesla masih dalam proses negosiasi.
Baca juga: Siap-siap Bun! Beli Minyak Goreng Curah Bakal Pakai QR Code
Namun menurut Luhut, sembari menanti investasi itu, pemerintah terus mempersiapkan ekosistemnya. Terutama pembangkit listrik bersih.
“Tesla ini sampai sekarang kami masih runding. Tapi saya bisa laporkan pada Bapak (DPR) tadi di Kalimantan Utara kita membuat 265 giga watt hours untuk hasilkan energi hijau dan itu hasilkan (untuk) 3 juta mobil. Itu clean energy,” kata Menko Luhut dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, dikutip Jumat (10/6/2022).
Luhut menambahkan kawasan industri di Kalimantan Utara saat ini merupakan industri dalam bentuk end-to-end clean energy dan menjadi nilai tersendiri bagi Indonesia di mata produsen otomotif listrik.
"Kalau mau bikin pabrik yang clean energy, yang end to end dapat green produk, the best place to go is Indonesia, enggak ada yang lain," sambungnya.
Baca juga: Siap-siap Bun! Beli Minyak Goreng Curah Bakal Pakai QR Code
Namun menurut Luhut, sembari menanti investasi itu, pemerintah terus mempersiapkan ekosistemnya. Terutama pembangkit listrik bersih.
“Tesla ini sampai sekarang kami masih runding. Tapi saya bisa laporkan pada Bapak (DPR) tadi di Kalimantan Utara kita membuat 265 giga watt hours untuk hasilkan energi hijau dan itu hasilkan (untuk) 3 juta mobil. Itu clean energy,” kata Menko Luhut dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, dikutip Jumat (10/6/2022).
Luhut menambahkan kawasan industri di Kalimantan Utara saat ini merupakan industri dalam bentuk end-to-end clean energy dan menjadi nilai tersendiri bagi Indonesia di mata produsen otomotif listrik.
"Kalau mau bikin pabrik yang clean energy, yang end to end dapat green produk, the best place to go is Indonesia, enggak ada yang lain," sambungnya.
Lihat Juga :