9 Maskapai Penerbangan Terbaik di Dunia, Nomor Terakhir Milik Tetangga Indonesia

Jum'at, 10 Juni 2022 - 18:04 WIB
loading...
9 Maskapai Penerbangan...
Sedikitnya ada sembilan maskapai penerbangan terbaik di dunia yang bisa diketahui. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sedikitnya ada sembilan maskapai penerbangan terbaik di dunia yang bisa diketahui. Seiring perkembangan industri penerbangan, cukup banyak ditemui maskapai-maskapai penerbangan yang berasal dari berbagai negara di dunia .

Indonesia sendiri memiliki beberapa diantaranya, termasuk Garuda Indonesia. Sama halnya dengan alat transportasi lain, faktor yang mempengaruhi kepuasan penumpang di pesawat adalah segi pelayanan dan kenyamanan yang diberikan.
Baca juga : Menhub Izinkan Pebisnis Gunakan Maskapai Penerbangan

Tidak jarang dijumpai maskapai penerbangan yang memberikan standar pelayanan yang tinggi bagi pelanggannya. Tentunya hal ini akan memberi kesan positif terhadap maskapai penerbangan terkait.

Dilansir dari situs World Airlines Awards, berikut beberapa maskapai penerbangan terbaik di dunia.

1. Qatar Airways

Sesuai namanya, Qatar Airways merupakan maskapai penerbangan yang berasal dari negara Qatar. Pada awalnya, maskapai ini didirikan pada tahun 1993 dan mulai beroperasi pada tahun selanjutnya. Namun, pada 1997 Qatar Airways melakukan Re-Launched dan dipimpin Chief Executive Akbar Al Baker.

Dalam perkembangannya, Qatar Airways terus meningkatkan pelayanan serta memastikan standar keselamatan dan kebersihan bagi penumpang. Hasilnya, maskapai penerbangan ini menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Tercatat, maskapai ini memiliki sekitar 140 tujuan penerbangan di seluruh dunia. Termasuk di seluruh Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika Selatan.

2. Hainan Airlines

Hainan Airlines Holding Co., Ltd. didirikan pada Januari 1993 di Provinsi Hainan. Sebuah zona ekonomi khusus dan pelabuhan perdagangan bebas terbesar di Tiongkok.

Dikutip dari situs resminya, Hainan Airlines dan anak perusahaan induknya telah mengoperasikan hampir 1.800 rute domestik dan internasional. Selain itu, maskapai penerbangan ini juga dianugerahi bintang 5 oleh Skytrax serta mendapat sertifikat Peringkat Keselamatan Maskapai Penerbangan Covid-19 bintang 5 pertama di China.

3. ANA All Nippon Airways

ANA All Nippon Airways diketahui sebagai maskapai penerbangan terbesar di Jepang. Berdiri sejak 1952, maskapai ini memiliki sekitar 110 rute penerbangan domestik serta 80 penerbangan internasional.

Kantor pusatnya berada di Pusat Kota Shiodome, distrik Minato, Tokyo. Sama halnya dengan Qatar Airways, ANA All Nippon Airways juga pernah dinobatkan sebagai maskapai bintang 5 oleh Skytrax.
Baca juga : 6 Maskapai Penerbangan Indonesia yang Sudah Bangkrut

4. Emirates

Sebagian orang tentu sudah tak asing dengan maskapai yang satu ini. Namanya sangat sering muncul, termasuk pada sektor sponsor tim sepakbola.

Emirates didirikan pada tahun 1985. Penerbangan pertamanya berlangsung pada 25 Oktober 1985. Saat itu, maskapai ini mengoperasikan penerbangan dari Dubai ke Karachi dan Mumbai menggunakan Boeing 737 dan Airbus 300 B4 yang disewa dari Pakistan International Airlines.

Saat ini, tercatat Emirates memiliki sekitar 230 armada pesawat dengan 140 lebih tujuan penerbangan. Termasuk diantaranya 80 penerbangan internasional.

5. Japan Airlines

Selain ANA All Nippon Airways, Japan Airlines juga menjadi maskapai penerbangan terbaik di dunia yang berasal dari Negeri Sakura.

Japan Airlines berdiri pada 1 Agustus 1951 dan menjadi maskapai penerbangan Internasional pertama di Jepang. Kala itu, penerbangan internasional pertamanya adalah rute Tokyo-Honolulu-San Francisco.

Dengan pelayanan standar tinggi, Japan Airlines kerap disebut sebagai maskapai penerbangan yang paling tepat waktu. Tak hanya itu, maskapai ini juga juga mendapat sertifikat bintang 5 dari Skytrax.

6. Cathay Pacific Airways

Cathay Pacific didirikan pada tahun 1946. Awalnya, pendirian maskapai ini merupakan hasil dorongan sang pemilik untuk terbang serta menghubungkan dunia dengan orang-orang.

Maskapai penerbangan yang berbasis di Hong Kong ini tercatat memiliki sekitar lebih dari 200 rute penerbangan. Dari angka tersebut, tersebar di berbagai benua seperti Asia, Amerika Utara, Eropa, hingga Afrika.

7. Eva Air

Maskapai penerbangan ini berdiri pada 8 Maret 1989. Sedangkan untuk penerbangan pertamanya dilakukan pada 1 Juli 1991. Selain itu, Eva Air juga menjadi anggota Star Alliance, sebuah serikat penerbangan global.

Dalam pelayanannya, maskapai ini memiliki jaringan global yang menghubungkan benua Asia ke Eropa, Oseania, hingga Amerika Utara. Eva Air beroperasi melalui hub nya di Bandara Internasional Taoyuan, Taiwan.

8. Qantas Airways

Qantas Airways didirikan pada tahun 1920. Awal pendirian maskapai ini diprakarsai veteran Perang Dunia 1 Paul McGinness dan Hudson Fysh ketika membayangkan memiliki layanan udara yang bisa menghubungkan Australia dengan dunia.

Qantas Airways juga menjadi anggota pendiri aliansi penerbangan One World. Seiring perkembangannya dan layanan standar tinggi, maskapai penerbangan ini menjadi yang terbesar di Australia, baik dalam penerbangan domestik maupun internasional.

9. Singapore Airlines

Singapore Airlines merupakan maskapai penerbangan nasional Singapura. Dalam sejarahnya, maskapai ini awalnya bernama Malayan Airways Limited (MAL) yang didirikan pada 1947.

Singapore Airlines masuk dalam jajaran maskapai penerbangan terbaik di dunia versi World Airline Awards. Dengan standar perawatan dan pelayanan yang tinggi, maskapai ini banyak mendapatkan respon positif dari penumpangnya. Maka tak heran apabila maskapai ini masuk dalam kategori ini.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Garuda Indonesia Tatap...
Garuda Indonesia Tatap Fase Turnaround 2026: Suntikan Modal Rp23,7 Triliun Jadi Amunisi
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, GDPS Berangkatkan Tenaga Profesional Aviasi ke Arab Saudi
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Garuda Hibahkan Pesawat...
Garuda Hibahkan Pesawat untuk Aceh, Wamenhaj: Permudah Jemaah Manasik Haji
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved