Citra Tubindo Ekspor Komponen Hulu Migas ke Arab Saudi dan Uganda

Jum'at, 10 Juni 2022 - 16:18 WIB
loading...
Citra Tubindo Ekspor...
Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas Erwin Suryadi mendorong industri pendukung hulu migas ekspor ke luar negeri. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) mengekspor pipa khusus industri minyak dan gas bumi yakni 600 metriks ton pipa casing dan 600 metriks ton pipa tubing ke Uganda dan Arab Saudi dari pabrik pipa kategori OCTG atau Oil Country Tubular Goods di Batam.

Presiden Direktur Citra Tubindo Satya Haragandhi mengatakan selama ini ada anggapan bahwa produk pipa casing dan tubing buatan dalam negeri cenderung lebih mahal dan tidak kompetitif di pasar global. "Kami ingin mengubah persepsi yang ada saat ini bahwa produk lokal sering kali dinilai kurang kompetitif, padahal produk dalam negeri seharusnya bisa maju dan bisa bersaing di pasar global," kata Satya dikutip melalui pernyataan resmi, di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Baca Juga: Kejar Target TKDN Hulu Migas 60% di 2022, SKK Migas Kembali Gelar Forum Kapnas

Menurut dia barang atau produk lokal tidak identik dengan kualitas rendah. Pihaknya membuktikan bahwa produk-produk yang dipasok CTBN bisa bersaing tidak hanya di dalam negeri tapi juga di pasar global. "Sekitar 70% pipa produksi kami di ekspor ke mancanegara. Hal ini menunjukkan betapa produk kami bisa bersaing dengan produsen pipa sejenis dari negara lain," kata dia.

Dia mengatakan bahwa tidak mudah memang untuk memenangkan persaingan di pasar global. CTBN memerlukan waktu hingga 13 tahun untuk dapat memproduksi pipa OCTG yang memenuhi standar dunia, dan bisa digunakan oleh end user di luar negeri.

Didirikan 1983, kata dia, CTBN mulai memproduksi pipa untuk kebutuhan industri migas meskipun sebagian masih impor. CTBN terus belajar dan melakukan bermacam rangkaian uji coba sampai akhirnya mampu memproduksi pipa tanpa lasan (seamless pipe) dengan standar internasional.

"Ekspor pertama kami adalah di tahun 1996, kami butuh waktu 13 tahun untuk dapat mencapai sebuah keseimbangan produk, baik dari sisi kualitas maupun harga supaya bisa bersaing di pasar dunia,” jelas Direktur Operasi CTBN Fajar Wahyudi.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian saat ini pipa Premium OCTG buatan dalam negeri baru mengandung 30 persen TKDN. Pasalnya, bahan baku untuk kebutuhan membuat pipa masih belum tersedia di dalam negeri.

Agar kandungan lokal pipa OCTG bisa ditingkatkan, maka dibutuhkan pabrikan yang dapat mengolah biji besi menjadi billet. Untuk itu, diperlukan dukungan Pemerintah agar dapat mendorong industri dasar yang bisa membuat bijih besi menjadi billet, dan nantinya billet menjadi green pipe. Dengan begitu, kandungan lokal pipa OCTG buatan dalam negeri otomatis akan meningkat.

Di bawah pembinaan SKK Migas, CTBN memfokuskan upaya industrialisasinya untuk menghasilkan kualitas produk. Proses produksi dan pembelajaran berkelanjutan, dan menyertakan mitra setempat.

CTBN membangun ekosistem produksi yang menggunakan teknologi serta peralatan unggulan. Juga, proses verifikasi kualitas dilakukan secara canggih menggunakan alat test terbaik (Phase Array NDT) dan hanya dimiliki oleh CTBN di wilayah Asia ini. SKK Migas sebagai otoritas kegiatan hulu migas terus mendorong KKKS dalam meningkatkan peran industri nasional maupun lokal di seluruh pelaksanaan aktivitas industri hulu migas, serta peningkatan target Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dalam pengelolaan komponen barang dan jasa industri hulu migas demi tercapainya target TKDN di 2022 sebesar 57%.

Baca Juga: SKK Migas Terus Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri

Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas Erwin Suryadi mengapresiasi seluruh usaha yang dilakukan oleh Citra Tubindo KINI saatnya produk Indonesia diakui dunia internasional karena kualitas dan harga yang kompetitif. Demi memaksimalkan penggunaan produk barang/jasa dalam negeri, SKK Migas dan KKKS memfasilitasi pertemuan para pemangku kepentingan (stakeholder) industri hulu melalui rangkaian acara pra kegiatan Forum Kapasitas Nasional di beberapa wilayah di Indonesia dan wilayah Sumbagut dilaksanakan di Batam 7-8 Juni 2022. "Semoga semakin banyak pabrikan Indonesia yang mampu bersaing di pasar global," kata dia.

Sebagai informasi, CTBN perusahaan lokal yang memiliki spesialisasi memasok pipa OCTG kelas premium. Produk-produk yang dibuat CTBN memenuhi standar internasional yang ditandai beragam sertifikasi dunia seperti API dan ISO, serta telah diaudit dan divalidasi oleh puluhan korporasi migas dunia seperti Total, Adnoc, KO, Chevron, Eni, Total, Exxon hingga BP.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved