Bergerak Sideways, Investor Disarankan Akumulasi Saham Bervaluasi Murah

Rabu, 24 Juni 2020 - 09:18 WIB
loading...
A A A
“Hal yang perlu diingat investor adalah berinvestasi ke saham yang dikenal karakter bisnisnya dan pertumbuhan fundamental keuangan terindikasi tumbuh di masa mendatang, misalnya, saham-saham yang produknya merupakan kebutuhan pokok konsumen dan penjualan produknya melonjak di masa pandemi ini,” ungkap Kanya. (Baca juga: Tentara Suriah Ditangkap karena Melamar Putri Presiden Assad)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham kemarin turun 0,8% ke level 4.879. Investor berpeluang mengakumulasi beli bertahap saham-saham yang likuiditasnya tinggi dan valuasinya relatif murah yang harganya berpotensi naik dalam jangka pendek di fase kenormalan baru ini.

Kanya menyarankan agar target imbal hasil tak meleset, strategi yang dia lakukan adalah melakukan aksi jual sahamnya dalam jangka pendek. Profit taking perlu dilakukan untuk menjaga-jaga risiko penurunan harga saham tatkala IHSG masih rawan terkoreksi. (Lihat videonya: Heboh! Pemuda di Lombok Nikahi Dua Gadis Sekaligus)

“Tatkala ada peluang profit, segera dieksekusi untuk memperoleh realized gain. Sisakan sebagian keuntungan menjual saham untuk mengoleksi saham-saham lainnya yang secara average melemah, namun masih aktif diperdagangkan,” ujar wanita yang pernah menjadi CEO IDX Channel ini.

Setelah profit taking, lanjut Kanya, dirinya akan menambah aset di pasar saham dengan membeli bertahap saham-saham yang masih prospektif. Sementara untuk memitigasi risiko dari kerugian, Kanya mencermati perkembangan ekonomi nasional dan global yang berdampak positif atau negatif terhadap pertumbuhan bisnis emiten tersebut. (Rakhmat Baihaqi)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
Rencana Ekspor Sawit...
Rencana Ekspor Sawit melalui BUMN, POPSI: Jangan Mengulang Kesalahan BPPC
ISEI Riau Prakarsai...
ISEI Riau Prakarsai Reformulasi DBH Sawit dan Evaluasi Peran BPDP
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta 2026 Jawab Tantangan Industri Sawit Global dari Inovasi hingga Digitalisasi
PALMEX Jakarta 2026...
PALMEX Jakarta 2026 Dorong Industri Sawit Global melalui Inovasi dan Transformasi Digital
Potensi Besar Industri...
Potensi Besar Industri Sawit Terapkan Model Ekonomi Sirkular
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Prabowo Sentil Eksportir...
Prabowo Sentil Eksportir Sawit hingga Batu Bara yang Simpan Uang di Luar Negeri
GAPKI Ajak Generasi...
GAPKI Ajak Generasi Muda Pasangkayu Jadi Sobat Sawit Peduli Lingkungan
Rekomendasi
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved