Pemerintah Beri Dukungan bagi Investasi dalam Pengembangan Industri Kedirgantaraan Nasional
Rabu, 15 Juni 2022 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pertemuan dengan President Boeing International Sir Michael Arthur dan President Boeing Southeast Asia Alexander C Feldman, Selasa (14/6), Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan beberapa hal terkait dukungan pemerintah terhadap industri kedirgantaraan nasional.
Antara lain dalam hal pembuatan roadmap dan regulasi oleh kementerian/lembaga (K/L) Teknis tentang Peningkatan kompetensi SDM kedirgantaraan, menyiapkan industri pendukung (komponen dan MRO), mengembangkan kawasan industri kedirgantaraan, serta sosialisasi dan promosi produk industri dirgantara di dalam dan luar negeri.
“Selain itu, pemerintah juga memfasilitasi pelatihan pengembangan komponen pesawat, memberikan insentif fiskal, di antaranya tax holiday, tax allowance, dan super tax deduction, memasilitasi terkait sertifikasi industri kedirgantaraan (AS9100), memasilitasi pengusulan perusahaan untuk mendapat pembiayaan ekspor dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dalam bentuk program National Interest Account (NIA),” jelas Menko Airlangga, dikutip Rabu (15/6/2022).
Baca juga: Tambah Ranpur, Menhan Prabowo Terima Pesawat dan Heli Tempur
Boeing memberi peluang adanya offset scheme terhadap pembelian pesawat, baik sipil maupun militer, yang merupakan potensi Boeing melakukan investasi di Indonesia.
Investasi tersebut dapat berupa kegiatan usaha di bidang industri pembuatan komponen pesawat, perawatan pesawat serta pendirian lembaga-lembaga pendidikan untuk pilot, teknisi, dan tenaga-tenaga ahli lainnya, yang berhubungan dengan industri kedirgantaraan.
Airlangga optimistis dengan semua upaya yang dilakukan pemerintah akan dapat lebih mengembangkan lagi industri kedirgantaraan di Indonesia.
Antara lain dalam hal pembuatan roadmap dan regulasi oleh kementerian/lembaga (K/L) Teknis tentang Peningkatan kompetensi SDM kedirgantaraan, menyiapkan industri pendukung (komponen dan MRO), mengembangkan kawasan industri kedirgantaraan, serta sosialisasi dan promosi produk industri dirgantara di dalam dan luar negeri.
“Selain itu, pemerintah juga memfasilitasi pelatihan pengembangan komponen pesawat, memberikan insentif fiskal, di antaranya tax holiday, tax allowance, dan super tax deduction, memasilitasi terkait sertifikasi industri kedirgantaraan (AS9100), memasilitasi pengusulan perusahaan untuk mendapat pembiayaan ekspor dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dalam bentuk program National Interest Account (NIA),” jelas Menko Airlangga, dikutip Rabu (15/6/2022).
Baca juga: Tambah Ranpur, Menhan Prabowo Terima Pesawat dan Heli Tempur
Boeing memberi peluang adanya offset scheme terhadap pembelian pesawat, baik sipil maupun militer, yang merupakan potensi Boeing melakukan investasi di Indonesia.
Investasi tersebut dapat berupa kegiatan usaha di bidang industri pembuatan komponen pesawat, perawatan pesawat serta pendirian lembaga-lembaga pendidikan untuk pilot, teknisi, dan tenaga-tenaga ahli lainnya, yang berhubungan dengan industri kedirgantaraan.
Airlangga optimistis dengan semua upaya yang dilakukan pemerintah akan dapat lebih mengembangkan lagi industri kedirgantaraan di Indonesia.
Lihat Juga :