Ekspor Pertanian Mei 2022 Terkerek 20,32%, Nilainya Tembus Rp4,27 Triliun
Kamis, 16 Juni 2022 - 13:25 WIB
loading...
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada bulan Mei 2022 mengalami kenaikan, dan selain itu Kementan fokus melakukan berbagai upaya peningkatan produksi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada bulan Mei 2022 mengalami kenaikan sebesar 20,32% jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya (Yoy). Pada Mei 2022 tercatat ekspor pertanian senilai USD290 juta atau sekitar Rp4,27 triliun.
Selain itu secara akumulatif pada periode Januari - Mei 2022 ekspor pertanian juga tercatat mengalami peningkatan. Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS, Setianto mengatakan, sektor pertanian naik sebesar 13,34% yaitu dari USD1,63 miliar menjadi USD1,84 miliar.
Baca Juga: Beruntun 25 Bulan, Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2022 Surplus USD2,9 Miliar
Dari angka tersebut, pertanian memiliki total share sebesar 1,60% dari total share nonmigas yang mencapai 95,58%. "Dengan demikian total ekspor nonmigas kita di bulan Januari sampai dengan Mei meningkat 36,34 persen atau sebesar USD84,33 miliar menjadi USD 114,97 miliar," ujar Setianto, pada keterangan tertulisnya dikutip Rabu (15/6/2022).
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri menambahkan, saat ini jajaran Kementan fokus melakukan berbagai upaya peningkatan produksi dan mendorong penguatan ekspor untuk kesejahteraan petani.
Selain itu secara akumulatif pada periode Januari - Mei 2022 ekspor pertanian juga tercatat mengalami peningkatan. Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS, Setianto mengatakan, sektor pertanian naik sebesar 13,34% yaitu dari USD1,63 miliar menjadi USD1,84 miliar.
Baca Juga: Beruntun 25 Bulan, Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2022 Surplus USD2,9 Miliar
Dari angka tersebut, pertanian memiliki total share sebesar 1,60% dari total share nonmigas yang mencapai 95,58%. "Dengan demikian total ekspor nonmigas kita di bulan Januari sampai dengan Mei meningkat 36,34 persen atau sebesar USD84,33 miliar menjadi USD 114,97 miliar," ujar Setianto, pada keterangan tertulisnya dikutip Rabu (15/6/2022).
Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri menambahkan, saat ini jajaran Kementan fokus melakukan berbagai upaya peningkatan produksi dan mendorong penguatan ekspor untuk kesejahteraan petani.
Lihat Juga :