Bos Garuda Ungkap Rencana Tambah Pesawat Baru Usai Rampung PKPU

Kamis, 16 Juni 2022 - 18:38 WIB
loading...
Bos Garuda Ungkap Rencana...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (tengah). Foto/Dok SINDOnews/Hasiholan Siahaan
A A A
JAKARTA - Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana menambah jumlah armada pesawat. Langkah ini dilakukan setelah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) emiten di pengadilan rampung.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra membeberkan alasan perlunya penambahan armada maskapai pelat merah tersebut, yaitu jumlah pesawat perusahaan yang berkurang signifikan selama pandemi Covid-19 serta optimisme atas hasil PKPU.

"Dengan jumlah pesawat yang kami miliki ditambah hasil PKPU ini, kami akan meningkatkan, menambah jumlah pesawat,” ungkapnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Utang Garuda Indonesia Naik Jadi Rp142 Triliun, Segini Rinciannya

Meski begitu, Irfan enggan merinci berapa pesawat baru yang dibutuhkan dan kapan akan rencana penambahan itu akan direalisasikan.

Pada November 2021, Kementerian BUMN mencatat jumlah pesawat yang dioperasikan Garuda Indonesia hanya sekitar 50-60 saja. Sementara armada yang di parkiran ada 125 pesawat, terdiri 119 pesawat sewa dan 6 pesawat milik sendiri.

Jumlah armada emiten berkode saham GIAA ini dikonfirmasi langsung Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.

Baca juga: PKPU Garuda Indonesia Masih Berlangsung, Dirut Irfan: Kompleks dan Melelahkan

Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo, menyebut rute perbangan Garuda berkurang drastis. Lantaran, penerbangan tidak difokuskan pada rute yang tidak menguntungkan secara bisnis dan menguatkan rute-rute super premium.

Dalam catatannya, rute penerbangan emiten diperkirakan turun dari 237 rute menjadi 140 rute saja. Pemangkasan itu sejalan dengan pengembalian sejumlah armada kepada lessor atau perusahaan penyewa pesawat.



"Ini jadi tantangan karena mungkin nanti airport yang akan mengalami kelangkaan jumlah flight karena memang rutenya dikurangi dan fokus kepada rute-rute yang menghasilkan positif margin," tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Alvin Lie Sebut Pesawat...
Alvin Lie Sebut Pesawat Tua Bukan Berarti Tidak Aman, Ini Penjelasannya
Gelar RUPST, Anabatic...
Gelar RUPST, Anabatic Tunjuk Irfan Setiaputra jadi Presiden Komisaris Baru
Beban Biaya Perawatan...
Beban Biaya Perawatan Tinggi, Jumlah Pesawat Beroperasi di RI Kian Menyusut
Pelita Air Hadirkan...
Pelita Air Hadirkan Pengalaman Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rekomendasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Mark Zuckerberg Ungkap...
Mark Zuckerberg Ungkap Rencana AI Google dan Apple Ciptakan Tuhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved