4 Pilar Bisnis Sampoerna Berbuah Sustainability Business Award 2021/2022
Jum'at, 17 Juni 2022 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Situasi pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kata Elvira, perusahaan meresponsnya dengan bergerak sangat gesit, mengikuti inovasi, dan mempertahankan operasi bisnis. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Sampoerna berkomitmen mendukung upaya pemerintah mewujudkan kekebalan komunal dan pemulihan ekonomi nasional.
Ia menekankan, program-program ini sejalan dengan filosofi tiga tangan Sampoerna, yang salah satunya adalah berkontribusi kepada masyarakat luas. “Merupakan komitmen kami untuk berkontribusi demi kemajuan Indonesia yang berfokus pada konsumen dewasa, karyawan dan mitra bisnis, serta masyarakat luas,” kata Elvira.
Pilar pertama ialah mendorong keunggulan operasional. Pilar ini dilakukan dengan fokus pada dampak ekonomi, integritas bisnis, manajemen rantai pasok, praktik pemasaran dan penjualan yang bertanggung jawab.
Salah satu contoh penerapan pilar ini, dalam hal praktik pemasaran dan penjualan yang bertanggung jawab, Sampoerna memastikan pemasaran dan penjualan dilakukan dengan tetap memastikan kepatuhan perusahaan pada aturan yang berlaku.
Sementara itu, pada pilar mengelola dampak sosial, Sampoerna, melalui perwujudan tanggung jawab sosial, memperhatikan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan, serta menerapkan kode praktik pekerja pertanian.
“Sampoerna meyakini bahwa kita harus bertanggung jawab untuk menjaga dan melindungi lingkungan tempat kita beroperasi. Oleh karena itu, kami perlu menjalankan kegiatan bisnis kami secara berkelanjutan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” papar Elvira.
Salah satu fokus Sampoerna dalam Program Keberlanjutan adalah dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi sekitar 60 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto dan telah menjadi sumber pendapatan bagi 97 persen penduduk Indonesia (Kementerian Koperasi dan UKM, 2021).
Ia menekankan, program-program ini sejalan dengan filosofi tiga tangan Sampoerna, yang salah satunya adalah berkontribusi kepada masyarakat luas. “Merupakan komitmen kami untuk berkontribusi demi kemajuan Indonesia yang berfokus pada konsumen dewasa, karyawan dan mitra bisnis, serta masyarakat luas,” kata Elvira.
Pilar pertama ialah mendorong keunggulan operasional. Pilar ini dilakukan dengan fokus pada dampak ekonomi, integritas bisnis, manajemen rantai pasok, praktik pemasaran dan penjualan yang bertanggung jawab.
Salah satu contoh penerapan pilar ini, dalam hal praktik pemasaran dan penjualan yang bertanggung jawab, Sampoerna memastikan pemasaran dan penjualan dilakukan dengan tetap memastikan kepatuhan perusahaan pada aturan yang berlaku.
Sementara itu, pada pilar mengelola dampak sosial, Sampoerna, melalui perwujudan tanggung jawab sosial, memperhatikan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan, serta menerapkan kode praktik pekerja pertanian.
“Sampoerna meyakini bahwa kita harus bertanggung jawab untuk menjaga dan melindungi lingkungan tempat kita beroperasi. Oleh karena itu, kami perlu menjalankan kegiatan bisnis kami secara berkelanjutan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” papar Elvira.
Salah satu fokus Sampoerna dalam Program Keberlanjutan adalah dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional dengan kontribusi sekitar 60 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto dan telah menjadi sumber pendapatan bagi 97 persen penduduk Indonesia (Kementerian Koperasi dan UKM, 2021).
Lihat Juga :