Genap Setahun Bekerja, Satgas BLBI Sita Aset Rp22,67 Triliun
Rabu, 22 Juni 2022 - 13:19 WIB
loading...
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) saat ini telah menyita aset berupa tanah/lahan seluas 22.334.833 meter persegi senilai Rp22,67 triliun dari para obligor dan debitur.
Adapun jumlah tersebut bertambah sebanyak Rp2 triliun setelah Satgas BLBI menyita aset milik Harjono bersaudara, Setiawan Harjono, dan Hendrawan Harjono di wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor sebagai obligor PT Bank Asia Pasific.
"Perolehan Satgas BLBI hingga hari ini adalah seluas 22.334.833 meter persegi dengan nilai Rp22.678.608.179.526," kata Mahfud saat rangkaian acara penyitaan tersebut di Klub Golf Bogor Raya, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022).
Baca Juga: Lapangan Golf dan 2 Hotel di Bogor Milik Obligor BLBI Disita
Mahfud mengatakan Satgas BLBI sudah menjalankan tugas genap selama satu tahun sejak dibentuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Satgas BLBI telah membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara senilai Rp714.408.470.778 dari debitur dan obligor prioritas.
Adapun jumlah tersebut bertambah sebanyak Rp2 triliun setelah Satgas BLBI menyita aset milik Harjono bersaudara, Setiawan Harjono, dan Hendrawan Harjono di wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor sebagai obligor PT Bank Asia Pasific.
"Perolehan Satgas BLBI hingga hari ini adalah seluas 22.334.833 meter persegi dengan nilai Rp22.678.608.179.526," kata Mahfud saat rangkaian acara penyitaan tersebut di Klub Golf Bogor Raya, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022).
Baca Juga: Lapangan Golf dan 2 Hotel di Bogor Milik Obligor BLBI Disita
Mahfud mengatakan Satgas BLBI sudah menjalankan tugas genap selama satu tahun sejak dibentuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Satgas BLBI telah membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara senilai Rp714.408.470.778 dari debitur dan obligor prioritas.
Lihat Juga :