Memacu Sektor IKM Gula Palma Implementasikan Industri 4.0
Kamis, 25 Juni 2020 - 04:09 WIB
loading...
A
A
A
Koperasi Nira Satria yang telah memaniskan pasar gula organik dunia dari kelapa-kelapa lokal olahan para penderes di berbagai desa di Kabupaten Banyumas ini telah dirintis sejak tahun 2008. “Koperasi ini mampu menyerap produk gula palma dari 1.074 penderes di Banyumas dan sudah mengharumkan nama Banyumas sebagai penghasil gula kristal organik berkualitas ke pasar Jerman, Eropa, Amerika dan China,” ungkap Gati.
(Baca Juga: Produk Industri Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri )
Adapun output dari implementasi industri 4.0 pada Koperasi Nira Satria, antara lain adalah traceability dari level pengepul ke koperasi serta dibuatnya beberapa aplikasi berbasis website pada proses bisnis gula palma seperti input data gula, sistem informasi, rekam data ekspor, dan prediksi bisnis ekspor.
Selain itu, adanya otomatisasi pada timbangan digital yang terintegrasi secara real time ke cloud databaseberbasis IoT, penggunaan aplikasi warehouse management system di level pengepul dan koperasi, adanya real timedata collector untuk mesin oven dan monitoring mesin oven berbasis IoT, serta optimalisasi konfigurasi data mesin oven berbasis machine learning.
“Implementasi industri 4.0 ini juga akan menghasilkan real time tracking distribusi gula palma dari pengepul ke koperasi dan control tower untuk beberapa koperasi gula palma. Dengan adanya implementasi industry 4.0 pada IKM gula palma seperti Nira Satria, dapat menjadi percontohan bagi pengembangan IKM makanan lainnya,” imbuh Gati.
(Baca Juga: Produk Industri Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri )
Adapun output dari implementasi industri 4.0 pada Koperasi Nira Satria, antara lain adalah traceability dari level pengepul ke koperasi serta dibuatnya beberapa aplikasi berbasis website pada proses bisnis gula palma seperti input data gula, sistem informasi, rekam data ekspor, dan prediksi bisnis ekspor.
Selain itu, adanya otomatisasi pada timbangan digital yang terintegrasi secara real time ke cloud databaseberbasis IoT, penggunaan aplikasi warehouse management system di level pengepul dan koperasi, adanya real timedata collector untuk mesin oven dan monitoring mesin oven berbasis IoT, serta optimalisasi konfigurasi data mesin oven berbasis machine learning.
“Implementasi industri 4.0 ini juga akan menghasilkan real time tracking distribusi gula palma dari pengepul ke koperasi dan control tower untuk beberapa koperasi gula palma. Dengan adanya implementasi industry 4.0 pada IKM gula palma seperti Nira Satria, dapat menjadi percontohan bagi pengembangan IKM makanan lainnya,” imbuh Gati.
Lihat Juga :