Bangun Desa Devisa Klaster Lada Hitam, LPEI dan Kemenperin Bawa Produk Lokal Mendunia
Senin, 27 Juni 2022 - 13:56 WIB
loading...
Lada hitam merupakan salah satu komoditas andalan Lampung. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Desa Devisa Klaster Lada Hitam merupakan kolaborasi antara Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI ) dengan Kementerian Perindustrian RI yang telah diresmikan beberapa hari yang lalu (23/6/202) di Pulau Tegal Mas, Lampung.
Baca juga: Riset Membuktikan: Ada Mutualisme antara Listrik dengan Ekspor
Peresmian ini disaksikan secara langsung maupun daring oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menkomarves), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Menteri Perindustrian, Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Lampung, Bupati Pesawaran, Disperindag Provinsi Lampung, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Baru, serta IKM Kemenperin.
Proyek kolaborasi ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Industri Kecil dan Industri Menengah Berorientasi Ekspor yang telah ditandatangani oleh LPEI dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI pada tanggal 30 Mei 2022 yang lalu guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha berorientasi ekspor dan mengembangkan potensi wilayah.
“Kemenperin RI sudah memiliki program Desa Devisa yang bekerja sama dengan LPEI dan ini sebagai percontohan, kami bekerja sama dengan Kabupaten Lampung Timur dengan komoditas pilihannya adalah lada hitam. Kami akan segera melakukan penetrasi pasar-pasar ekspor untuk lada hitam. Kami juga sampaikan terima kasih kepada LPEI,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip Senin (27/6/2022).
Baca juga: Riset Membuktikan: Ada Mutualisme antara Listrik dengan Ekspor
Peresmian ini disaksikan secara langsung maupun daring oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menkomarves), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Menteri Perindustrian, Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Lampung, Bupati Pesawaran, Disperindag Provinsi Lampung, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Baru, serta IKM Kemenperin.
Proyek kolaborasi ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman tentang Pengembangan Industri Kecil dan Industri Menengah Berorientasi Ekspor yang telah ditandatangani oleh LPEI dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI pada tanggal 30 Mei 2022 yang lalu guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha berorientasi ekspor dan mengembangkan potensi wilayah.
“Kemenperin RI sudah memiliki program Desa Devisa yang bekerja sama dengan LPEI dan ini sebagai percontohan, kami bekerja sama dengan Kabupaten Lampung Timur dengan komoditas pilihannya adalah lada hitam. Kami akan segera melakukan penetrasi pasar-pasar ekspor untuk lada hitam. Kami juga sampaikan terima kasih kepada LPEI,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip Senin (27/6/2022).
Lihat Juga :