10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada Tahun 2022
Rabu, 29 Juni 2022 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Hong Kong adalah outlier Asia dalam lima besar yang didominasi oleh kota-kota di Swiss dalam indeks Cost of Living Mercer 2022: Zurich, Swiss menyandang kota termahal kedua di dunia untuk pekerja luar negeri, diikuti oleh Jenewa (ke-3), Basel (ke-4) dan Bern (ke-5).
Cordova mengatakan, semua itu berkat kekuatan franc Swiss, yang sampai saat ini bertahan stabil terhadap kenaikan dolar Amerika Serikat (USD), mata uang acuan dalam laporan Mercer.
Cara Kerjanya
Indeks biaya hidup tahunan Mercer, sekarang memasuki tahun ke-28, dirancang untuk membantu perusahaan dan pemerintah menentukan paket pembayaran untuk karyawan ekspatriat dengan mengukur biaya akomodasi dan harga barang dan jasa di pasar lokal terhadap biaya hidup mereka.
Indeks tahun ini memberi peringkat 227 kota dan memperhitungkan harga lebih dari 200 item — dari kategori seperti makanan, transportasi, perumahan, dan perawatan pribadi — per Maret 2022.
Baca Juga: Negara dengan Visa on Arrival Termahal
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Cordova, laporan tahun 2022 juga mencatat meningkatnya prevalensi pekerjaan jarak jauh, dengan lebih banyak perusahaan menggunakannya sebagai alat ketika memutuskan kebijakan kerja fleksibel mereka.
Cordova mengatakan, semua itu berkat kekuatan franc Swiss, yang sampai saat ini bertahan stabil terhadap kenaikan dolar Amerika Serikat (USD), mata uang acuan dalam laporan Mercer.
Cara Kerjanya
Indeks biaya hidup tahunan Mercer, sekarang memasuki tahun ke-28, dirancang untuk membantu perusahaan dan pemerintah menentukan paket pembayaran untuk karyawan ekspatriat dengan mengukur biaya akomodasi dan harga barang dan jasa di pasar lokal terhadap biaya hidup mereka.
Indeks tahun ini memberi peringkat 227 kota dan memperhitungkan harga lebih dari 200 item — dari kategori seperti makanan, transportasi, perumahan, dan perawatan pribadi — per Maret 2022.
Baca Juga: Negara dengan Visa on Arrival Termahal
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Cordova, laporan tahun 2022 juga mencatat meningkatnya prevalensi pekerjaan jarak jauh, dengan lebih banyak perusahaan menggunakannya sebagai alat ketika memutuskan kebijakan kerja fleksibel mereka.
Lihat Juga :