Ingin Tagihan Listrik Aman, PLN Imbau Pelanggan Lapor Mandiri

Kamis, 25 Juni 2020 - 15:11 WIB
loading...
Ingin Tagihan Listrik...
Pelanggan PLN diimbau aktif lapor meter listrik secara mandiri. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) terus memberikan solusi atas keluhan pelanggan terkait lonjakan tagihan listrik baik melalui contact center PLN 123 maupun media sosial. Pelanggan diimbau untuk tetap melakukan pembacaan meter secara mandiri lalu di kirim melalui whatsapp di nomor 08122-123-123 walaupun petugas pencatat meter telah aktif kembali.

"Bagi pelanggan yang tidak melaporkan secara mandiri melalui whatsapp maka pencatatan meter tetap mengacu rata-rata tagihan listrik selama tiga bulan terakhir,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan dalam keterangan resminya, di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

(BACA JUGA: PLN Pastikan Petugas Catat Meter Kembali Berkeliling Akhir Juni)

Menurut dia pelanggan PLN khususnya di DKI Jakarta hampir 95% dari total sekitar 2,2 juta pelanggan telah dibaca oleh petugas. Sedangkan sebanyak 1,6% telah melakukan pencatatan meter mandiri dan sisanya menggunakan perhitungan rata-rata tiga bulan sebelumnya. Pihaknya pun terus merespon apabila ada keluhan soal lonjakan tagihan listrik.

"Apabila ada keluhan, PLN segera menghubungi dan memberikan penjelasan kepada pelanggan serta melalkukan pengecekan akurasi meteran listrik yang disaksikan langsung oleh pelanggan," kata dia.

Bahkan PLN telah melakukan pelayanan optimal terhadap salah satu pelanggan bernama Kartika. PLN datang ke rumah bersangkutan untuk memberikan penjelasan serta mengecek langsung meter litsrik. Sementara itu Manager PLN UP3 Marunda Nayusrizal mengatakan bahwa terkait kenaikan tagihan yang dikeluhankan oleh pelanggan atas nama Kartika terjadi karena terdapat selisih tagih pada rekening bulan April 2020 yang terkena perhitungan rata-rata tiga bulan.

“Rekening April 2020 Ibu Kartika dikenakan rata-rata 3 bulan karena petugas tidak bisa mencatat meter selama pandemi. Kami sudah lakukan pengecekan dan nilai tagihan yang ada, kami pastikan sudah sesuai dengan histori angka stand meter pelanggan yang telah kembali dicatat oleh petugas. Artinya, ada selisih di bulan April yang belum tertagih, sehingga ditagihkan di bulan Mei,” jelas Nayusrizal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Rekomendasi
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved