Detik-detik Terakhir, Tax Amnesty Jilid II Kantongi Rp54 Triliun

Kamis, 30 Juni 2022 - 21:44 WIB
loading...
Detik-detik Terakhir,...
Tax Amnesty Jilid II resmi ditutup malam ini. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) alias Tax Amnesty Jilid II tinggal memasuki detik-detik terakhir. Berdasarkan laporan, setidaknya 212.240 wajib pajak yang melaporkan kekayaan mereka secara sukarela dengan total setoran Rp54,23 triliun.

"Last call! sekali lagi saya dan kami Direktorat Jenderal Pajak mengimbau bagi wajib pajak yang belum ikut PPS hari ini terakhir. Jadi mumpung masih ada kesempatan waktu untuk mengikuti PPS," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Neilmaldrin Noor dalam podcast virtual di YouTube DJP, dikutip Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: H-1 Penutupan Tax Amnesty Jilid II, Kantongi Aset Rp452,9 Triliun

Dia mengimbau bagi wajib pajak yang belum mendaftar Program Pengungkapan Sukarela (PPS) masih memiliki waktu hingga pukul 23.59 WIB. Ia menambahkan DJP sudah bersiap untuk menghadapi lonjakan pendaftaran yang dilakukan secara online. Ia memastikan tidak akan ada server down karena telah dilakukan penambahan server.

"Kita sudah tambah server-nya juga tadi koordinasi juga sama temen-temen TIK dan juga arahan pimpinan juga pak Dirjen untuk ditambah lah server, kita jaga-jaga," ungkapnya.

Baca Juga: Lapangan Golf dan 2 Hotel di Bogor Milik Obligor BLBI Disita

Ia menyampaikan jelang ditutupnya PPS, antusiasme wajib pajak makin banyak untuk berkontribusi. Dalam 24 jam saja sudah ada 90 ribuan wajib pajak yang mendaftar.

"Ini antusiasme last minutes ya. Dalam 24 jam saja saya hitung-hitung dari kemarin jam 8 pagi itu wajib pajak yang masukkan jumlahnya tambah 80.000 - 90.000 dalam 24 jam. Mudah-mudahan bisa bertambah," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Rekomendasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Berita Terkini
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved