Metode Tebar Jala, Main Saham Ala Logicuan

Jum'at, 01 Juli 2022 - 21:57 WIB
loading...
A A A
Menurut Himawan, Komunitas Trader Logicuan ada sekitar 4.000 orang. Mereka berasal dari seluruh Indonesia. Bahkanada yang dari luar negeri mulai negara Arab Saudi, Kuwait, Hong Kong, China. “Ada juga beberapa yang dari Eropa dan Australia,” katanya.

Latar belakang anggota Komunitas Trader Logicuan ini, kata Himawan, sangat variatif, semua range usia ada, semua profesi, ekonomi dan lain-lain semua ada. Karena, menurutnya, tidak semua orang memiliki latar belakang yang sama. “Karena Logicuan itu komunitas gratis. Jadi walaupun ada anggota kami yang tidak bisa main saham sama sekali, itu bisa masuk ke Logicuan. Sebaliknya orang yang sudah bisa main saham bahkan yang sudah puluhan tahun itu banyak juga yang masuk ke Logicuan,” paparnya.

(Baca juga:Fenomena Main Saham Pakai Duit Panas, BEI Wanti-wanti)

Karena itu, kata Himawan, keberadaan Logicuan ini pasti menguntungkan Bursa Efek Indonesia (BEI) karena banyak investor yang masuk ke bursa. Menguntungkan ‘sirkulasi’ transaksi di BEI karena Logicuan memberikan kesempatan kepada orang tempat mencari nafkah.

“Karena konsep kita kan trading for living, mencari makan di bursa saham untuk menggantikan mungkin yang sebelumnya punya penghasilan, tapi karena mungkin karena pandemi sehingga kini tak ada penghasilan, maka itu bisa didapatkan di BEI. Ini sudah teruji dan banyak yang merasakan,” kata Himawan.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Longsor ke Level 5.941, Transaksi Tembus Rp25,1 Triliun
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
OJK-Bareskrim Geledah...
OJK-Bareskrim Geledah Kantor Sekuritas MA Terkait Kasus Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal
Rekomendasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved