Ini Daftar Anak Perusahaan yang Masih Tinggal Bersama Garuda Indonesia
Sabtu, 02 Juli 2022 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
5. PT Citilink Indonesia
PT Citilink Indonesia (disingkat “Citilink”) didirikan pada tanggal 6 Januari 2009 berdasarkan Akta Notaris Arikanti Nata Kusumah No.01 tanggal 6 Januari 2009 dan disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.AHU_14555. AH.01.01 tahun 2009 tanggal 22 April 2009. Berdasarkan izin usaha penerbangan SIUAU/NB-027 tanggal 27 Januari 2012 dan sertifikat penerbangan AOC 121- 046 tanggal 22 Juni 2012, Citilink mulai beroperasi secara independen mulai tanggal 30 Juli 2012 dengan IATA light code “QG”, ICAO designation “CTV”, dan call sign “Supergreen”.
Citilink merupakan maskapai penerbangan berbiaya rendah dengan visi menjadi perusahaan angkutan udara berbiaya murah terkemuka di kawasan regional dengan misi menyediakan jasa angkutan udara komersial berjadwal, berbiaya murah dan mengutamakan keselamatan, serta menguntungkan.
Struktur modal terbaru Citilink tercatat dalam Akta No. 34 tanggal Mei 2015 mengenai penyertaan tambahan modal berupa pesawat dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia NO.AHU-AH.01.03-0934668 tanggal 26 Mei 2015. Modal yang ditempatkan dan disetor sebanyak 1.081.710 saham. Saham Citilink dimiliki oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebanyak 1.137.893 saham (97,80%) dan dimiliki oleh PT Aero Wisata sebanyak 24.750 saham (2,20%). Jumlah modal disetor sebesar Rp1.137.893.000.
6. PT Gapura Angkasa
PT Gapura Angkasa adalah perusahaan di bidang jasa ground handling yang didirikan pada tanggal 26 Januari 1998 atas perjanjian kerja sama antara tiga BUMN, yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Garuda Indonesia), PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero). Garuda Indonesia memiliki saham Gapura Angkasa sebesar 58,75%. Saat ini, Gapura Angkasa beroperasi di 57 Bandara Indonesia yang terdiri dari 31 kantor cabang (termasuk kantor cabang pergudangan di Bandara SoekarnoHatta) dan 26 Kantor Perwakilan
7. Garuda Indonesia Holiday France
Garuda Indonesia Holiday France (GIHF) resmi didirikan dan terdaftar pada tanggal 23 Desember 2013 sebagai perusahaan terbatas (Société par Actions Simplifiée/ S.A.S.) yang memegang peranan sebagai Unit Bisnis Strategis (SBU) dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Saat ini, GIHF dimiliki sepenuhnya oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai pemegang saham tunggal dengan modal sejumlah €1.000.000 mewakili 1.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar €1 per saham.
Baca juga:Mutasi TNI, Lulusan Terbaik Akmil 1991 Tembus Bintang 3
GIHF resmi terdaftar dan dapat beroperasi di Perancis pada tanggal 26 Januari 2014 dengan bernomorkan 799 887 765 RCS Paris. Sebagai anak perusahaan Garuda Indonesia, kegiatan usaha GIHF meliputi agen wisata (tour & travel), penjualan tiket pesawat, serta sewa menyewa pesawat. GIHF memiliki misi untuk menyediakan ragam pilihan liburan terbaik dari berbagai penyedia layanan wisata terpilih untuk wisatawan dan korporasi yang berdomisili di Paris, Perancis.
PT Citilink Indonesia (disingkat “Citilink”) didirikan pada tanggal 6 Januari 2009 berdasarkan Akta Notaris Arikanti Nata Kusumah No.01 tanggal 6 Januari 2009 dan disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.AHU_14555. AH.01.01 tahun 2009 tanggal 22 April 2009. Berdasarkan izin usaha penerbangan SIUAU/NB-027 tanggal 27 Januari 2012 dan sertifikat penerbangan AOC 121- 046 tanggal 22 Juni 2012, Citilink mulai beroperasi secara independen mulai tanggal 30 Juli 2012 dengan IATA light code “QG”, ICAO designation “CTV”, dan call sign “Supergreen”.
Citilink merupakan maskapai penerbangan berbiaya rendah dengan visi menjadi perusahaan angkutan udara berbiaya murah terkemuka di kawasan regional dengan misi menyediakan jasa angkutan udara komersial berjadwal, berbiaya murah dan mengutamakan keselamatan, serta menguntungkan.
Struktur modal terbaru Citilink tercatat dalam Akta No. 34 tanggal Mei 2015 mengenai penyertaan tambahan modal berupa pesawat dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia NO.AHU-AH.01.03-0934668 tanggal 26 Mei 2015. Modal yang ditempatkan dan disetor sebanyak 1.081.710 saham. Saham Citilink dimiliki oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebanyak 1.137.893 saham (97,80%) dan dimiliki oleh PT Aero Wisata sebanyak 24.750 saham (2,20%). Jumlah modal disetor sebesar Rp1.137.893.000.
6. PT Gapura Angkasa
PT Gapura Angkasa adalah perusahaan di bidang jasa ground handling yang didirikan pada tanggal 26 Januari 1998 atas perjanjian kerja sama antara tiga BUMN, yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Garuda Indonesia), PT Angkasa Pura I (Persero), dan PT Angkasa Pura II (Persero). Garuda Indonesia memiliki saham Gapura Angkasa sebesar 58,75%. Saat ini, Gapura Angkasa beroperasi di 57 Bandara Indonesia yang terdiri dari 31 kantor cabang (termasuk kantor cabang pergudangan di Bandara SoekarnoHatta) dan 26 Kantor Perwakilan
7. Garuda Indonesia Holiday France
Garuda Indonesia Holiday France (GIHF) resmi didirikan dan terdaftar pada tanggal 23 Desember 2013 sebagai perusahaan terbatas (Société par Actions Simplifiée/ S.A.S.) yang memegang peranan sebagai Unit Bisnis Strategis (SBU) dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Saat ini, GIHF dimiliki sepenuhnya oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai pemegang saham tunggal dengan modal sejumlah €1.000.000 mewakili 1.000.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar €1 per saham.
Baca juga:Mutasi TNI, Lulusan Terbaik Akmil 1991 Tembus Bintang 3
GIHF resmi terdaftar dan dapat beroperasi di Perancis pada tanggal 26 Januari 2014 dengan bernomorkan 799 887 765 RCS Paris. Sebagai anak perusahaan Garuda Indonesia, kegiatan usaha GIHF meliputi agen wisata (tour & travel), penjualan tiket pesawat, serta sewa menyewa pesawat. GIHF memiliki misi untuk menyediakan ragam pilihan liburan terbaik dari berbagai penyedia layanan wisata terpilih untuk wisatawan dan korporasi yang berdomisili di Paris, Perancis.
(uka)
Lihat Juga :