Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Ini PR Pemerintah

Minggu, 03 Juli 2022 - 17:59 WIB
loading...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Terdapat beberapa hal yang harus menjadi fokus pemerintah dalam mengupayakan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira mengatakan, bahwa terdapat beberapa hal yang harus menjadi fokus pemerintah dalam mengupayakan meningkatnya pertumbuhan ekonomi .

"Jika memang pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi jauh lebih tinggi di akhir tahun nanti, maka pemerintah harus menuntaskan PR (Pekerjaan Rumah) nya perihal realisasi belanja pemerintah ," jelasnya kepada MPI, Minggu (3/7/2022).

Baca Juga: Banyak Negara Incar RI untuk Investasi, Kadin: Potensinya Rp1.800 Triliun

Menurutnya pemerintah harus segera mengeluarkan serapan anggaran termasuk belanja pemerintah daerah yang masih mangkrak atau disimpan di bank. "Tentu dengan dikeluarkan anggarannya, maka pengadaan barang dan jasanya bisa dipercepat," jelasnya.

Bhima juga menyatakan, bahwa dalam menjaga pertumbuhan ekonomi terdapat resep khusus yang harus diberlakukan oleh pemerintah. "Resepnya itu adalah menjaga inflasi , meningkatkan kesempatan kerja, serta mempercepat anggaran di setiap kementerian lembaga dan pemerintah daerah. Itu PR-nya," tandasnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen, Analis: Ketidakpastian Menghantui

Diketahui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada semester I/2022 akan mencapai kisaran 4,9 hingga 5,2%. Dia juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved