Rusia Pangkas Pasokan Gas, Perusahaan Uniper Jerman Buka Opsi Bailout

Selasa, 05 Juli 2022 - 03:02 WIB
loading...
A A A
Mereka mencoba untuk menegosiasikan ulang kontrak dengan pelanggan, kata para pelaku pasar. Meski begitu Uniper mengatakan tidak ada pelanggan yang didekati tentang kontrak dalam konteks penarikan prospek keuangannya.

Bank Kanada RBC, mencatat bahwa Uniper telah diturunkan ke peringkat kelas investasi terendah oleh S&P. "Kecuali ada intervensi untuk mendukung perusahaan, situasinya terlihat genting," jelasnya.

Analis bank mengatakan, fokus akan beralih ke utilitas lain. RWE Jerman mengatakan, dalam sebuah pernyataan kepada Reuters bahwa likuiditasnya cukup dan tidak dalam pembicaraan dengan pemerintah.

Harga gas global telah naik sejak tahun lalu karena pemulihan ekonomi pasca-COVID yang lebih kuat dari perkiraan. Sedangkan ekspor Rusia turun secara perlahan dan begitu juga dengan persediaan.

Saat ini Eropa dengan harap-harap cemas menunggu pemeliharaan terjadwal selama 11-21 Juli di pipa Nord Stream 1, yang membawa gas ke Jerman dari Rusia. Mereka berharap Rusia membuka kembali pipa seperti yang direncanakan.

Gazprom menyatakan, sebagai pemasok energi yang andal bakal memenuhi semua kewajibannya. Sementara itu harga saham Gazprom turun 28% pada hari akhir pekan kemarin setelah pemegang saham memutuskan untuk tidak membayar dividen.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Rekomendasi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved