Beranjak Pulih, Industri Mamin Tumbuh 3,75% di Kuartal I-2022
Rabu, 06 Juli 2022 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Usai Kehilangan Luhansk, Ukraina Pontang-panting Pertahankan Donetsk
Dengan pelaksanaan kebijakan tersebut, kata Putu, diharapkan kinerja industri mamin yang sebelum pandemi mampu tumbuh sekitar 7% hingga 9% dapat kembali pulih.
Putu menyebutkan, beberapa kebijakan PEN yang telah dikeluarkan oleh pemerintah antara lain pemberian Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) untuk beberapa komoditas bahan baku industri makanan dan minuman pada tahun 2021. Tujuannya untuk mendorong peningkatan utilitas dan daya saing industri terutama pada masa pandemi Covid-19.
Putu menambahkan, pemerintah juga berupaya meredam tingginya tekanan inflasi global, terutama yang disebabkan oleh produk-produk mamin. "Perlu upaya untuk bisa mengendalikan inflasi, sehingga daya beli masyarakat kita tetap bagus, dan sektor industri bisa tumbuh dengan stabil," ujarnya.
Terkait dengan karena itu, Kemenperin fokus menjalankan program pengoptimalan penggunaan produk dalam negeri dan substitusi impor, termasuk pada sektor pangan.
Dengan pelaksanaan kebijakan tersebut, kata Putu, diharapkan kinerja industri mamin yang sebelum pandemi mampu tumbuh sekitar 7% hingga 9% dapat kembali pulih.
Putu menyebutkan, beberapa kebijakan PEN yang telah dikeluarkan oleh pemerintah antara lain pemberian Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) untuk beberapa komoditas bahan baku industri makanan dan minuman pada tahun 2021. Tujuannya untuk mendorong peningkatan utilitas dan daya saing industri terutama pada masa pandemi Covid-19.
Putu menambahkan, pemerintah juga berupaya meredam tingginya tekanan inflasi global, terutama yang disebabkan oleh produk-produk mamin. "Perlu upaya untuk bisa mengendalikan inflasi, sehingga daya beli masyarakat kita tetap bagus, dan sektor industri bisa tumbuh dengan stabil," ujarnya.
Terkait dengan karena itu, Kemenperin fokus menjalankan program pengoptimalan penggunaan produk dalam negeri dan substitusi impor, termasuk pada sektor pangan.
(fai)
Lihat Juga :