9 Perusahaan Siap Ikut Produksi Minyak Goreng Kemasan Minyakita

Rabu, 06 Juli 2022 - 16:25 WIB
loading...
9 Perusahaan Siap Ikut Produksi Minyak Goreng Kemasan Minyakita
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas hari ini meluncurkan minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita. Foto/MPI/Advenia Elisabeth
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan sebanyak 9 perusahaan akan berpartisipasi dalam program Minyakita, minyak goreng kemasan sederhana yang diluncurkan pemerintah pada hari ini. Harga jualnya Rp14.000 per liter.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Syailendra mengatakan, saat ini ada penambahan 7 perusahaan minyak goreng yang telah menandatangani komitmen untuk ikut memproduksi Minyakita.

"Ada tambahan lagi tadi pagi, 7 perusahaan yang akan mengemas minyak goreng kemasan rakyat (Minyakita) ini,” kata Syailendra di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Baca juga: Luncurkan Minyakita, Mendag Pastikan Minyak Goreng Curah Tetap Tersedia

Dia menuturkan, sebelumnya ada 2 produsen minyak goreng yang sudah teken pada program Minyakita yaitu PT Panca Nabati Prakarsa dan PT Best.

Dengan adanya penambahan ini, kata Syailendra, total perusahaan yang akan memproduksi Minyakita menjadi 9 perusahaan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, merek Minyakita ini boleh dipakai perusahaan-perusahaan selama 4 tahun dan bisa diperpanjang sewaktu-waktu sesuai ketentuan.

Baca juga: Pengusaha Ritel Tagih Piutang Selisih Harga Minyak Goreng Rp130 Miliar

"Merek Minyakita bisa digunakan oleh produsen siapapun dan oleh pengemas minyak goreng dengan masa berlaku 4 tahun dan dapat diperpanjang jika memenuhi persyaratan baik izin edar maupun dari BPOM," paparnya.

Syailendra menambahkan, bagi produsen yang ingin berpartisipasi memproduksi Minyakita tidak diberikan kuota dengan catatan memiliki izin edar dan izin BPOM.



“Enggak ada kuota-kuota, makin banyak makin bagus. Mudah-mudahan kebijakan dan percepatan ini bisa mempercepat untuk penyaluran distribusi minyak goreng ke wilayah timur dan terdistribusi dengan baik, terutama di kawasan yang harganya masih tinggi,” pungkasnya.
(ind)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1356 seconds (10.55#12.26)