Antarkan Idea Indonesia Go Public, Bos Asiavesta Fokus Bidik UKM Potensial

Rabu, 06 Juli 2022 - 22:12 WIB
loading...
A A A
"Pada saat yang sama, usaha pengepul kulit sapi saat itu sedang mengalami goncangan karena dihadapkan dengan krisis moneter 1998. Banyak usaha pengepul kulit sapi yang gulung tikar. Di tengah kondisi krisis tersebut, saya tidak menyerah dengan keadaan," kenang Sadat.

Secara cepat dan jeli dia melihat kesempatan bisnis di tengah krisis, yaitu dengan membeli kulit dari pedagang lain lalu mengekspornya ke pasar-pasar di Eropa.

Bisnis tersebut mendatangkan banyak keuntungan. Dengan cara tersebut, dia dapat mengembangkan perusahaan keluarga menjadi lebih besar.

Tidak berhenti di sana, sejak 2000 Sadat membangun perusahaan yang lebih besar. Perusahaan yang bergerak dalam bidang penggemukan sapi bernama PT Agrisatwa Jaya Kencana.

Dalam perjalanannya, perusahaan tersebut dapat berkembang dengan cepat memiliki kapasitas hingga 40.000 ekor sapi dengan kapasitas produksi 120.000 ekor sapi per tahun.

Pada 2008, Ahmad Sadat mendirikan PT Asia Intravesta. Pada saat itu perusahaan ini didirikan sebagai legal entity Ahmad Sadat yang berinvestasi tanpa mengoperasikan bisnis secara langsung.

Pada tahun 2012 perusahaan mulai merekrut tim untuk operasional dan pengelolaan investasi, dibuatlah brand Asiavesta yang merupakan akronim dari nama PT Asia Intrainvesta.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Asuransi Astra dan Yayasan...
Asuransi Astra dan Yayasan Astra – YDBA Resmikan Program UMKM BERDAYA 2026
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Rekomendasi
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved