Antarkan Idea Indonesia Go Public, Bos Asiavesta Fokus Bidik UKM Potensial
Rabu, 06 Juli 2022 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Bersamaan dengan proses investasi dan restrukturisasi di Idea Indonesia, Asiavesta mulai meredefinisikan diri menjadi Asiavesta Strategic Investment dengan visi menjadi investor yang sangat diandalkan investee dan juga sangat dipercaya investor lainnya.
Menurut Sadat, Asiavesta akan menjadi mitra strategis yang membantu restrukturisasi perusahaan investee secara holistik sehingga siap untuk menjadi korporasi menengah atau besar go public dalam waktu kurang dari 3 tahun.
“Saya sudah pernah berinvestasi di bursa saham, startup, dan juga membantu bisnis yang bermasalah namun hasilnya tidak memuaskan. Hingga akhirnya kami berhasil meng-IPO kan IDEA, di mana di sini selain secara financial kami juga membantu merestrukturisasi perusahaan dan memaksimalkan kekuatan tim Asiavesta,” paparnya, Rabu (6/7/2022).
“Keberhasilan ini juga menjadi kepuasaan batin untuk tim dan melahirkan Asiavesta Strategic Investment yang baru,” imbuh ayah empat anak itu.
Baca juga: Menteri Bahlil Minta Perbankan Tidak Pelit Beri Kredit ke UMKM
Ahmad Sadat merupakan pengusaha dan investor asal Malang, Jawa Timur. Pria kelahiran 1972 itu lulus dari Universitas Brawijaya pada tahun 1995 dan melanjutkan kuliah pascasarjana dual degree di School of Business and Management (SBM) – ITB dan Aalto University Finlandia dengan gelar Master of Business Administration (MBA) lulus tahun 2015.
Mengawali karir sebagai Account Manager di Franklin Covey Indonesia (Dunamis Consulting) pada tahun 1995, Sadat memiliki kinerja bagus dengan pencapaian target memuaskan selama dua tahun berkarier di perusahaan.
Namun, dia memilih meninggalkan karir profesionalnya setelah diminta orang tuanya untuk kembali ke kampung halaman karena ayahnya sakit dan diminta untuk melanjutkan usaha keluarganya yaitu pengepul kulit sapi yang dirintis oleh orang tuanya, H Sholeh Baidowi sejak tahun 1968.
Menurut Sadat, Asiavesta akan menjadi mitra strategis yang membantu restrukturisasi perusahaan investee secara holistik sehingga siap untuk menjadi korporasi menengah atau besar go public dalam waktu kurang dari 3 tahun.
“Saya sudah pernah berinvestasi di bursa saham, startup, dan juga membantu bisnis yang bermasalah namun hasilnya tidak memuaskan. Hingga akhirnya kami berhasil meng-IPO kan IDEA, di mana di sini selain secara financial kami juga membantu merestrukturisasi perusahaan dan memaksimalkan kekuatan tim Asiavesta,” paparnya, Rabu (6/7/2022).
“Keberhasilan ini juga menjadi kepuasaan batin untuk tim dan melahirkan Asiavesta Strategic Investment yang baru,” imbuh ayah empat anak itu.
Baca juga: Menteri Bahlil Minta Perbankan Tidak Pelit Beri Kredit ke UMKM
Ahmad Sadat merupakan pengusaha dan investor asal Malang, Jawa Timur. Pria kelahiran 1972 itu lulus dari Universitas Brawijaya pada tahun 1995 dan melanjutkan kuliah pascasarjana dual degree di School of Business and Management (SBM) – ITB dan Aalto University Finlandia dengan gelar Master of Business Administration (MBA) lulus tahun 2015.
Mengawali karir sebagai Account Manager di Franklin Covey Indonesia (Dunamis Consulting) pada tahun 1995, Sadat memiliki kinerja bagus dengan pencapaian target memuaskan selama dua tahun berkarier di perusahaan.
Namun, dia memilih meninggalkan karir profesionalnya setelah diminta orang tuanya untuk kembali ke kampung halaman karena ayahnya sakit dan diminta untuk melanjutkan usaha keluarganya yaitu pengepul kulit sapi yang dirintis oleh orang tuanya, H Sholeh Baidowi sejak tahun 1968.
Lihat Juga :