Destinasi Harus Bersiap Sambut Perubahan Tren Wisata Usai Corona
Minggu, 26 April 2020 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Hermawan memprediksi bahwa setelah Covid-19 akan semakin banyak wisatawan yang menuntut pariwisata tidak hanya dari segi harga, tetapi juga keberlangsungan lingkungan di destinasi tujuan.
Mereka menginginkan destinasi berkualitas dengan alam dan keamanan lebih baik, sistem mitigasi, dimana bisa terjadi dengan menggabungkan ketiga unsur tersebut.
"Kalau bicara bertahan atau surviving itu sudah pasti. Sekarang tinggal bicara preparing atau mempersiapkan ketika wisatawan kembali setelah Covid-19," tukasnya.
Hermawan mencontohkan Bali sebagai destinasi yang punya ketahanan. Walau diterpa Covid-19, ungkapnya, Bali menjadi contoh bagus dalam mengkombinasikan “God, people, nature” dalam sektor pariwisata.
"Nusa Tenggara Barat juga sekarang sedang preparing karena melihat potensi di masa depan. Seperti yang sudah saya katakan, daerah-daerah tersebut sadar bahwa pariwisata adalah penggerak ekonomi," pungkasnya.
Mereka menginginkan destinasi berkualitas dengan alam dan keamanan lebih baik, sistem mitigasi, dimana bisa terjadi dengan menggabungkan ketiga unsur tersebut.
"Kalau bicara bertahan atau surviving itu sudah pasti. Sekarang tinggal bicara preparing atau mempersiapkan ketika wisatawan kembali setelah Covid-19," tukasnya.
Hermawan mencontohkan Bali sebagai destinasi yang punya ketahanan. Walau diterpa Covid-19, ungkapnya, Bali menjadi contoh bagus dalam mengkombinasikan “God, people, nature” dalam sektor pariwisata.
"Nusa Tenggara Barat juga sekarang sedang preparing karena melihat potensi di masa depan. Seperti yang sudah saya katakan, daerah-daerah tersebut sadar bahwa pariwisata adalah penggerak ekonomi," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :