Harga Minyak Dunia Merangkak Naik Diterpa Optimisme Pemulihan Permintaan
Jum'at, 26 Juni 2020 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Namun sentimen negatif datang dari lonjakan kasus infeksi COVID-19 di negara bagian Selatan AS yang dikhawatirkan bisa menunda pemulihan permintaan. Terutama karena beberapa negara seperti Florida dan Texas, adalah salah satu konsumen bensin terbesar. "Risiko terjadinya wabah baru dapat menahan pemulihan dalam permintaan," kata riset ANZ dalam sebuah catatan.
(Baca Juga: Bank Dunia Proyeksi Ekonomi Global Minus 5,2%, Terendah Sejak Perang Dunia II )
Sedangkan prospek peningkatan produksi minyak mentah AS juga terus menjadi penghadang mencetak keuntungan pada hari Jumat. Sebuah survei menemukan lebih dari sepertiga yang memotong produksi berharap untuk melanjutkan beberapa output pada akhir Juni dan lainnya sebesar 20% akan membalikkan Shut-in pada bulan Juli.
WTI harus berada di antara level USD36 dan USD41 per barel untuk memulihkan produksi, dimana hampir sepertiga koresponden mengatakan hal itu dalam survei. Sementara 27% yang lain mengatakan harga harus berkisar antara USD41 dan USD45 per barel.
(Baca Juga: Bank Dunia Proyeksi Ekonomi Global Minus 5,2%, Terendah Sejak Perang Dunia II )
Sedangkan prospek peningkatan produksi minyak mentah AS juga terus menjadi penghadang mencetak keuntungan pada hari Jumat. Sebuah survei menemukan lebih dari sepertiga yang memotong produksi berharap untuk melanjutkan beberapa output pada akhir Juni dan lainnya sebesar 20% akan membalikkan Shut-in pada bulan Juli.
WTI harus berada di antara level USD36 dan USD41 per barel untuk memulihkan produksi, dimana hampir sepertiga koresponden mengatakan hal itu dalam survei. Sementara 27% yang lain mengatakan harga harus berkisar antara USD41 dan USD45 per barel.
(akr)
Lihat Juga :