KPI: Sertifikat Aspal Kompetensi Coreng Citra Pelaut

Jum'at, 26 Juni 2020 - 11:40 WIB
loading...
KPI: Sertifikat Aspal...
Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) minta pelaut tidak mau digaji di bawah standar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) meminta para pelaut tidak mudah tergiur dengan tawaran gaji di bawah upah minimum atau di bawah standar. Presiden KPI Mathias Tambing mengatakan, masih banyak pelaut yang tergiur jalan pintas demi keinginan berlayar semata yang kemudian berujung banyaknya kasus pemalsuan jual-beli dokumen sertifikat kompetensi pelaut kategori abal-abal.

"Segera ungkap ke publik siapa saja pelaut yang menggunakan sertifikasi kompetensi abal-abal itu. Hal ini untuk menjadikannya efek jera baik terhadap pelaut itu sendiri maupun perusahaan pelayaran yang mempekerjakannya. Para pelaut juga jangan mau digaji di bawah standar," ujar Mathias dalam keterangan pers, Jumat (26/6/2020).

Dia mengatakan, KPI mengapresiasi aparat penegak hukum yang telah berhasil mengungkap praktik jual beli sertifikasi kompetensi pelaut, dan berharap dapat segera mengumumkannya kepada publik kemana saja peredaran sertifikasi aspal tersebut.

(Baca Juga: Polda Metro dan Kemenhub Bongkar Sindikat Pemalsu Ribuan Sertifikat Pelaut)

Pasalnya, imbuhnya, selama ini citra pelaut tercoreng dengan maraknya oknum-oknum yang memperjualbelikan dokumen sertifikat kompetensi pelaut abal-abal itu. Belum lagi, masih ada perusahaan pengawakan kapal yang juga menerima penyaluran para pelaut yang mengantongi sertifikasi kompetensi aspal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PMSol Perluas Jangkauan...
PMSol Perluas Jangkauan Global, Gandeng Polembros Shipping Limited dari Yunani
Program Pelaut Tangguh...
Program Pelaut Tangguh PHE OSES Tingkatkan Kualitas Hidup Nelayan
Di Bawah China, Indonesia...
Di Bawah China, Indonesia Jadi Pemasok Pelaut Terbesar Ketiga di Dunia
Berpotensi Sumbang Devisa...
Berpotensi Sumbang Devisa 150 Triliun, Kementeriannya Luhut Beri Perhatian Khusus ke Pelaut
34 Pelaut Indonesia...
34 Pelaut Indonesia Dipercaya Tangani Kapal Tanker Asing
Unru Baso Raih Penghargaan...
Unru Baso Raih Penghargaan Pelaut dengan Pencapaian Tertinggi di Perayaan Hari Pelaut Sedunia 2025
PIS Buka Beasiswa Crewing...
PIS Buka Beasiswa Crewing Talent Scouting, Lulus Dikontrak Jadi Pelaut di Kapal Pertamina
Rekomendasi
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved