Jual Pertamax di Bawah Harga Keekonomian, Pertamina: Kami yang Subsidi
Senin, 11 Juli 2022 - 08:47 WIB
loading...
Pertamina melakukan subsidi terhadap BBM non subsidi jenis Pertamax. FOTO/SINDOnews
A
A
A
MEDAN - PT Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar subsidi di masyarakat. Termasuk di tengah tren harga Indonesian Crude Price (ICP) untuk BBM dan Contract Price Aramco (CPA) untuk LPG yang masih tinggi.
Pertamina masih menjual Pertalite, Solar dan LPG 3 kilogram dengan harga murah di bawah harga keekonomiannya. Begitu juga dengan BBM jenis Pertamax yang bukan merupakan BBM bersubsidi.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, untuk produk Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg tidak ada kenaikan harga," ujar
Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, Minggu (10/7/2022).
Baca Juga: Harga BBM Non-Subsidi Naik Rp2.000 per Liter, Termasuk Pertamax?
Ia menjelaskan, mulai hari ini Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga untuk produk bahan bakar khusus (BBK) atau BBM non subsidi, diantaranya Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite serta LPG non subsidi yakni Bright Gas. Sementara Pertamax tidak dinaikkan karena masih diatur lewat ketetapan pemerintah.
Untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut), produk Pertamax Turbo (RON 98) terdapat penyesuaian harga menjadi Rp16.550 sebelumnya Rp14.800, Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp16.850 sebelumnya Rp14.000, dan Dexlite (CN 51) menjadi Rp15.350 per liter dari sebelumnya Rp13.250. Untuk LPG non subsidi (Bright Gas) akan disesuaikan sekitar Rp2.000 per Kg.
Pertamina masih menjual Pertalite, Solar dan LPG 3 kilogram dengan harga murah di bawah harga keekonomiannya. Begitu juga dengan BBM jenis Pertamax yang bukan merupakan BBM bersubsidi.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, untuk produk Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg tidak ada kenaikan harga," ujar
Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman, Minggu (10/7/2022).
Baca Juga: Harga BBM Non-Subsidi Naik Rp2.000 per Liter, Termasuk Pertamax?
Ia menjelaskan, mulai hari ini Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga untuk produk bahan bakar khusus (BBK) atau BBM non subsidi, diantaranya Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite serta LPG non subsidi yakni Bright Gas. Sementara Pertamax tidak dinaikkan karena masih diatur lewat ketetapan pemerintah.
Untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut), produk Pertamax Turbo (RON 98) terdapat penyesuaian harga menjadi Rp16.550 sebelumnya Rp14.800, Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp16.850 sebelumnya Rp14.000, dan Dexlite (CN 51) menjadi Rp15.350 per liter dari sebelumnya Rp13.250. Untuk LPG non subsidi (Bright Gas) akan disesuaikan sekitar Rp2.000 per Kg.
Lihat Juga :