Publik Desak Pemerintah Kendalikan Harga Bahan Pokok

Senin, 11 Juli 2022 - 21:30 WIB
loading...
Publik Desak Pemerintah...
Survei membuktikan bahwa masalah harga bahan pokok harus menjadi perhatian utama pemerintah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pengendalian harga kebutuhan bahan pokok menjadi masalah utama yang didesak publik untuk diselesaikan oleh pemimpin nasional lima tahun ke depan. Desakan itu terpotret dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia pada bulan Juni 2022 kemarin.

Baca juga: Perindo Sumut Desak Pemda Intervensi untuk Tekan Harga Kebutuhan Pokok

"Masalah yang harus diselesaikan adalah pengendalian harga-harga bahan pokok," kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, dalam paparannya secara daring, Senin (11/7/2022).

Burhanuddin menyebut, dalam surveinya kali ini, ternyata ada pergeseran desakan persoalan bangsa yang dituntut oleh publik. Saat ini, kata dia, semua berkaitan dengan pengendalian aspek-aspek ekonomi nasional.

"Ini beda dengan temuan-temuan kita di tahun 2020 hingga awal 2021. Masalah yang harus diselesaikan oleh pemimpin saat itu adalah covid. Sekarang, pertama kedua ketiga it's all about economy," ujarnya.

Dalam survei Indikator pada bulan Juni 2022 kemarin, sederet masalah mendesak yang perlu diselesaikan di antaranya mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok (43%), menciptakan lapangan kerja/mengurangi pengangguran (15%), mengurangi kemiskinan (9,3%).

Selain itu, pemberantasan korupsi (6,7%), mendorong pertumbuhan UMKM (3,7%), keamanan/ketertiban (3,7%), memajukan sektor pertanian (3%), memperbaiki kualitas pendidikan (1,8%), mengurangi impor barang dan tenaga kerja (1,5%), pemerataan pendapatan (1,3%), hingga penanganan wabah virus Covid-19 (1,2%).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Hasil Penelitian: 81%...
Hasil Penelitian: 81% 0rang Tua Keluarga Prasejahtera Dukung Keberlanjutan MBG
Jelang Ramadan, Pemerintah...
Jelang Ramadan, Pemerintah Janji Pasokan Bahan Pokok Aman dan Harga Stabil
Survei BI Ungkap Kegiatan...
Survei BI Ungkap Kegiatan Dunia Usaha di Kuartal IV 2025, Begini Kondisinya
Konsumsi Kelas Menengah...
Konsumsi Kelas Menengah Bergeser, Gaya Hidup Dipangkas
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Rekomendasi
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved