Pipa Gas Nord Stream Jalani Pemeliharaan 10 Hari, Eropa Ketar-ketir

Selasa, 12 Juli 2022 - 08:39 WIB
loading...
A A A
"Berdasarkan pola yang telah kita lihat, tidak akan terlalu mengejutkan sekarang jika beberapa detail teknis kecil ditemukan dan kemudian mereka bisa mengatakan 'sekarang kita tidak bisa menyalakannya lagi'," katanya di sebuah acara di akhir Juni.

Sementara, Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak klaim bahwa Rusia menggunakan minyak dan gas untuk memberikan tekanan politik. Dia mengatakan bahwa pemeliharaan adalah kegiatan rutin yang dijadwalkan dan tidak ada yang dengan sengaja melakukan "perbaikan" apa pun.

Sebenarnya, masih ada jaringan pipa besar lainnya dari Rusia ke Eropa. Akan tetapi, alirannya telah menurun secara bertahap dan Ukraina menghentikan satu rute transit gas pada bulan Mei, menyalahkan campur tangan pasukan Rusia. Di bagian lain Rusia telah memangkas pasokan gas ke beberapa negara Eropa yang tidak memenuhi permintaan pembayaran dalam rubel.

"Beberapa bulan terakhir telah menunjukkan satu hal: Putin tidak mengenal tabu. Oleh karena itu, penghentian total pasokan gas melalui pipa Nord Stream tidak dapat dikesampingkan," kata Timm Kehler, direktur pelaksana asosiasi industri Jerman Zukunft Gas.

Jerman pada akhir pekan menyambut baik keputusan Kanada untuk mengeluarkan "izin terbatas waktu dan dapat dibatalkan" untuk memungkinkan peralatan dikembalikan untuk pipa Nord Stream 1. Sementara,Kementerian Energi dan Luar Negeri Ukraina menyatakan mereka "sangat kecewa" dan mendesak Kanada untuk membatalkan keputusan yang mereka katakan sama dengan menyesuaikan sanksi yang dikenakan pada Moskow "dengan keinginan Rusia".

Zongqiang Luo, analis gas di konsultan Rystad Energy, mengatakan "bukan tidak mungkin" Gazprom dapat menggunakan penundaan sebagai pembenaran untuk memperpanjang periode pemeliharaan. Pada tahun-tahun sebelumnya masa pemeliharaan tahunan pada Nord Stream 1 telah berlangsung sekitar 10-12 hari dan telah selesai tepat waktu. Namun tidak jarang gangguan tambahan terdeteksi selama pemeliharaan rutin pada jaringan pipa atau infrastruktur gas dan operator dapat memperpanjang pemadaman jika diperlukan.

Analis di Goldman Sachs mengatakan, sementara penghentian total gas dianggap tidak mungkin, Gazprom belum merutekan ulang aliran melalui pipa lain, yang berarti kemungkinan penurunan laju aliran yang berkepanjangan. Jerman telah pindah ke tahap dua dari rencana gas darurat tiga tingkat, yang merupakan satu langkah sebelum pemerintah menjatah konsumsi bahan bakar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved