Indonesia Nikmati Berkah dari Krisis Gas di Eropa

Selasa, 12 Juli 2022 - 16:30 WIB
loading...
Indonesia Nikmati Berkah...
Krisis gas di Eropa menciptakan permintaan batu bara Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, mengatakan krisis energi yang terjadi di Eropa berdampak positif untuk Indonesia. Pasalnya, ada permintaan batu bara dari negara-negara di Eropa yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga: Ekspor Batu Bara Rusia Sedang Membara Dibayangi Sanksi Uni Eropa

"Saya kira ini peluang bagi Indonesia, khususnya bagi pengusaha batu bara untuk memasok batu bara yang dibutuhkan Eropa Barat," ujar Fahmy kepada MPI, Selasa (12/7/2022).

Menurutnya, permintaan baru bara terjadi karena mandeknya pasokan energi dari Rusia terutama gas. "Itu yang menyebabkan Eropa krisis energi dan sekarang kembali ke penggunaan batu bara yang sebelumnya sudah ditinggalkan," terangnya.

Namun, Fahmy menekankan kepada pengusaha batu bara untuk tetap menjalankan kewajiban domestic market obligation (DMO), sebesar 20% harus dipasok ke PLN agar kebutuhan di dalam negeri bisa terpenuhi.

Baca juga: Bahlil Usulkan Duet Puan-Anies, PDIP: Urusan Dia Apa?

"Pengusaha harus tetap menjalankan kewajiban domestik market obligation (DMO), yang 20 persen harus dipasok ke PLN. Selebihnya silakan kalau mau diekspor termasuk ke Eropa," pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Rekomendasi
Davina Karamoy Penuhi...
Davina Karamoy Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Berita Terkini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved