Lego Keluar dari Rusia, Semua Karyawan Diberi Cuti Panjang

Rabu, 13 Juli 2022 - 09:57 WIB
loading...
A A A
Setelah invasi Presiden Putin ke Ukraina, semakin banyak perusahaan Barat yang awalnya menangguhkan bisnis di Rusia sekarang memutuskan untuk menarik diri secara penuh.

Raksasa pakaian olahraga AS, Nike dan peritel gerai kopi Starbucks kini telah mundur sepenuhnya dari pasar Rusia, setelah sempat menangguhkan perdagangan di sana pada bulan Maret.

Sedangkan produsen mobil, Renault juga telah menjual bisnisnya di Rusia. Perusahaan Prancis itu mengatakan, 68% sahamnya di pembuat mobil Avtovaz akan dijual ke lembaga sains Rusia, sementara sahamnya di Renault Rusia akan pergi ke kota Moskow.

Cisco juga mengatakan akan mulai sepenuhnya menutup operasi di Rusia dan Belarus. Perusahaan terkenal lainnya seperti L'Oreal dan saingannya Estee Lauder keduanya mengatakan, mereka akan menutup toko dan menghentikan penjualan online tetapi belum mengumumkan rencana untuk mundur secara permanen.

Rusia sendiri merupakan pasar ritel Eropa terbesar kelima secara global tahun lalu, yang nilainya mencapai 337,2 miliar poundsterling, sehingga beberapa perusahaan enggan membakar pemasukan mereka.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Urals Rusia Cetak Rekor Tertinggi sejak 2023
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved