IMF Potong Proyeksi Ekonomi AS Jadi 2,3 Persen, Sinyal Resesi Datang?
Rabu, 13 Juli 2022 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
Direktur eksekutif IMF mengatakan, dalam sebuah pernyataan bahwa lonjakan inflasi yang meluas meningkatkan risiko sistemik ke Amerika Serikat dan ekonomi global.
"Prioritas kebijakan saat ini harus segera memperlambat pertumbuhan upah dan harga tanpa memicu resesi. Ini akan menjadi tugas yang rumit," kata IMF dalam laporan staf Pasal IV.
IMF juga menerangkan, pengetatan kebijakan moneter oleh Fed akan membantu menurunkan inflasi menjadi 1,9% pada kuartal keempat di 2023, dibandingkan dengan perkiraan 6,6% untuk kuartal keempat 2022.
Pertumbuhan AS diramalkan semakin melambat, tetapi IMF masih yakin Amerika Serikat bisa menghindari resesi.
Ekonom Departemen Western Hemisphere IMF, Andrew Hodge mengatakan, dalam sebuah postingan bahwa kenaikan suku bunga Fed dan lebih sedikit pengeluaran pemerintah akan memperlambat pertumbuhan pengeluaran konsumen "menjadi sekitar nol pada awal tahun depan" mengurangi ketegangan pasokan.
"Prioritas kebijakan saat ini harus segera memperlambat pertumbuhan upah dan harga tanpa memicu resesi. Ini akan menjadi tugas yang rumit," kata IMF dalam laporan staf Pasal IV.
IMF juga menerangkan, pengetatan kebijakan moneter oleh Fed akan membantu menurunkan inflasi menjadi 1,9% pada kuartal keempat di 2023, dibandingkan dengan perkiraan 6,6% untuk kuartal keempat 2022.
Pertumbuhan AS diramalkan semakin melambat, tetapi IMF masih yakin Amerika Serikat bisa menghindari resesi.
Ekonom Departemen Western Hemisphere IMF, Andrew Hodge mengatakan, dalam sebuah postingan bahwa kenaikan suku bunga Fed dan lebih sedikit pengeluaran pemerintah akan memperlambat pertumbuhan pengeluaran konsumen "menjadi sekitar nol pada awal tahun depan" mengurangi ketegangan pasokan.
Lihat Juga :