IMF Sebut Proyeksi Ekonomi di Tahun 2023 Bakal Makin Suram

Jum'at, 15 Juli 2022 - 10:06 WIB
loading...
IMF Sebut Proyeksi Ekonomi...
Dana Moneter Internasional atau IMF telah memperingatkan, bakal memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global lagi ketika negara-negara bergulat dengan perang Rusia Ukraina. Foto/Dok
A A A
WASHINGTON - Dana Moneter Internasional atau IMF telah memperingatkan, bakal memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global lagi ketika negara-negara bergulat dengan perang Rusia Ukraina . Ditambah lockdown di China akibat kebijakan zero Covid-19 dan lonjakan inflasi.

Baca Juga: IMF Potong Proyeksi Ekonomi AS Jadi 2,3 Persen, Sinyal Resesi Datang?

Kepala IMF, Kristalina Georgieva mengatakan, proyeksi untuk tahun ini dan berikutnya akan kembali dipangkas pada akhir bulan Juli saat merilis Pembaruan Outlook Ekonomi Dunia.

"Prospeknya tetap sangat tidak pasti. Ini akan menjadi tahun 2022 yang sulit dan mungkin tahun 2023 jauh lebih sulit, dengan peningkatan risiko resesi," ujar Kristalina Georgieva dalam sebuah postingan seperti dilansir Telegraph.

Pemulihan global dari Pandemi telah dihadang oleh lonjakan harga komoditas imbang perang Ukraina dan perlambatan China di tengah pembatasan Covid-19 yang berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Rekomendasi
Messi Nyaris Celaka...
Messi Nyaris Celaka Jelang Final Piala Dunia 2026, Ditekel Rekan Setim
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
Dewan Eropa Tuding FIFA...
Dewan Eropa Tuding FIFA Buka Pintu Kecurangan
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved