IPCC Optimis Bisnis Terminal Kendaraan Datangkan Cuan Besar

Sabtu, 16 Juli 2022 - 11:44 WIB
loading...
IPCC Optimis Bisnis...
IPCC Terminal Kendaraan meyakini prospek bisnis perseroan ke depan akan semakin bersinar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Genap empat tahun PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC Terminal Kendaraan) melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan meyakini bisnis ke depan akan semakin berkembang. Posisi IPCC Terminal Kendaraan semakin mantap dengan berubahnya status Pelindo II yang merger ke dalam satu induk korporasi nasional yakni Pelindo.

"Dengan demikian terbuka peluang usaha yang semakin lebar, ke seluruh Indonesia. Tidak hanya di Jakarta. Sehingga, saham IPCC Terminal Kendaraan semakin diminati publik dan harga saham diharapkan dapat terus meningkat," kata Direktur Utama IPCC Terminal Kendaraan Rio TN Lasse, dalam siaran pers, Sabtu (16/7/2022).

Baca Juga: Merger Pelindo, Simak Dampak ke IPCM dan IPCC

Sambutan masyarakat pun menurutnya sangat baik, terbukti harga saham IPCC Terminal Kendaraan yang tetap tinggi dan stabil hingga saat ini. Seiring dengan semakin membaiknya situasi ekonomi nasional pascapandemi, kata Rio, IPCC optimis bisnis layanan pelabuhan terminal kendaraan akan semakin cuan.

Setelah badai Covid-19 berlalunya, jelas dia, IPCC segera mengeksekusi sejumlah strategi pengembangan bisnis untuk dapat menangkap berbagai peluang yang ada ke depan. "Ini sesuai dengan tema korporasi Beyond the Gate dan mewujudkan visi kami To Be World Class Terminal Ecosystem," ujar Rio.

Menurut Rio, untuk mendulang laba lebih besar dan menjalankan bisnis sesuai dengan visi dan misi, di ulang tahun go public ke-4 ini, IPCC berkomitmen untuk mendukung program "Connectivity" baik di sisi laut maupun darat. Konektivitas antarterminal akan memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan distribusi kendaraan secara nasional yang memanfaatkan transportasi laut. Hal itu berarti juga akan membuka peluang peningkatan kapasitas di beberapa terminal di seluruh Indonesia yang dioperasikan oleh IPCC.

"Ke depan, dengan bergabungnya Pelindo menjadi satu, dimana posisi IPCC berada di bawah subholding Pelindo Multi Terminal, maka terbuka peluang sangat luas bagi IPCC untuk lebih mengembangkan usahanya," tambahnya.

Selain di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, IPCC Terminal Kendaraan kini juga membuka cabang di pelabuhan Belawan, Panjang, Pontianak, Surabaya dan Makassar.

Data manajemen IPCC Terminal Kendaraan di kantor pusat di Tanjung Priok, terutama untuk Terminal Domestik menunjukkan telah terjadi peningkatan aktivitas bongkar muat barang berupa mobil CBU, General Cargo, dan alat berat rata-rata lebih dari 60% selama bulan Maret-Juni 2022 dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Dibanding sebelum pandemi memang volumenya masih lebih rendah. Tetapi peningkatannya telah sangat pesat, terutama untuk terminal domestik. Ini menunjukkan kalau ekonomi kita telah mulai menunjukkan tren ke arah yang lebih baik," tambahnya.

Data dari emiten berkode IPCC ini, selama empat bulan terakhir paska pandemi ini, tercatat lebih 90.000 mobil CBU telah dilakukan aktivitas bongkar muat di Terminal Domestik IPCC Terminal Kendaraan Tanjung Priok, meningkat 55% dibanding periode yang sama tahun lalu (YoY).

Sedang alat berat, tercatat lebih dari 30.000 unit atau meningkat 352% (YoY). Dan General Cargo turun 40,60%. Lonjakan aktivitas juga terjadi di Terminal Internasional, untuk ekspor dan impor mobil CBU, General Cargo dan alat berat.

Menempati lahan lebih dari 30 hektare di kompleks pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terminal kendaraan IPCC menyediakan fasilitas bongkar muat kendaraan dan terminal buat penyimpanan sementara yang mampu menampung lebih 1 juta kendaraan. Sekitar 5 hektare diantaranya untuk melayani tujuan domestik yang mampu menampung lebih 400 ribu kendaraan.

Baca Juga: Rusia Respons Keras Ancaman Calon Perdana Menteri Inggris Liz Truss

"Semua jenis kendaraan yang bergerak menggunakan roda, bisa kami tangani layanan bongkar muatnya di terminal kendaraan IPCC. Letak pelabuhan kami juga sangat strategis, karena kami terhubung langsung dengan jalan tol. Sehingga semua truk tronton bisa masuk atau keluar area pelabuhan dengan lancar. Dan layanan 24 jam, 7 hari setiap pekan. Jadi kapan pun pelanggan datang, pasti kami layani dengan baik. Semua prosedur dan peralatan bongkar muat kami juga sudah sekelas dengan terminal-terminal kendaraan lain di dunia dan terakreditasi," tandasnya.

Rio juga menyampaikan kepada para investor yang telah berinvestasi pada saham IPCC, bahwa sudah menjadi tugasnya untuk dapat menjaga kondisi fundamental perusahaan yang diharapkan ke depannya dapat meningkatkan valuasi saham IPCC. Pengenalan dan persepsi positif kepada masyarakat juga terus dilakukan agar saham IPCC dapat dikenal lebih luas sehingga menjadi pilihan saham untuk berinvestasi.

"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan serta loyalitas dari pemegang saham, investor, untuk tetap berinvestasi pada saham perseroan," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Diskusi Industri: Chandra...
Diskusi Industri: Chandra Asri Mantapkan Arah Transformasi Bisnis Regional
Outlook SETARA Institute...
Outlook SETARA Institute dan SIGI, Ini 10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia
Rekomendasi
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved