Tips MotionTrade: Memilih Investasi di Tengah Fluktuasi Ekonomi

Senin, 18 Juli 2022 - 11:45 WIB
loading...
Tips MotionTrade: Memilih...
MNC Sekuritas menyediakan beragam produk reksa dana sebagai alternatif investasi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Bukan hanya menyediakan layanan investasi saham, kini MNC Sekuritas juga menyediakan beragam produk reksa dana yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi. Kondisi perekonomian global saat ini masih dibayangi pengetatan kebijakan moneter yang agresif dengan fenomena stagflasi, sehingga pertumbuhan ekonomi merosot disertai dengan tingkat inflasi yang tinggi.

Baca juga: Jangan Lewatkan: Promo Buka Rekening Saham/Reksa Dana Bonus E-Voucher Belanja Online!

Tak dapat dipungkiri, kondisi ini memengaruhi perekonomian Indonesia dan menyebabkan kondisi pasar modal menjadi lebih fluktuatif. Oleh sebab itu, investor harus waspada dan lebih selektif dalam berinvestasi pada instrumen yang lebih stabil dan likuid, misalnya reksa dana. Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu seperti sekarang ini, Anda dapat berinvestasi pada produk-produk yang memiliki risiko cukup rendah, misalnya Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) dan Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT).

RDPU merupakan jenis reksa dana yang dana kelolaannya diinvestasikan pada instrumen-instrumen pasar uang dengan risiko rendah, seperti deposito, obligasi dan sukuk yang memiliki jangka waktu kurang dari 1 tahun, sehingga imbal hasil RDPU diharapkan dapat menutupi laju inflasi. Tidak heran bila RDPU sangat diminati investor dengan profil risiko konservatif.

RDPT adalah jenis reksa dana dimana 80% dana kelolaannya diinvestasikan ke dalam instrumen surat utang atau dikenal dengan obligasi, baik obligasi korporasi ataupun obligasi negara. Produk ini cocok bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu 1-3 tahun dengan tingkat risiko menengah.

RDPU dan RDPT menjadi opsi untuk diversifikasi investasi di saat kondisi ekonomi masih belum stabil. Produk-produk RDPU dan RDPT tersedia di aplikasi MotionTrade. Berdasarkan data per 14 Juli 2022, produk RDPU dengan imbal hasil yang banyak diminati antara lain Sucorinvest Money Market Fund (4,8% YoY), HPAM Ultima Money Market (4,19% YoY), dan MNC Dana Lancar (4,05% YoY). Sementara itu, produk RDPT dengan imbal hasil yang banyak diminati antara lain STAR Fixed Income II (12,8% YoY), MNC Dana Likuid (7,22% YoY), dan Sucorinvest Stable Fund (7,20% YoY).

Selain proses jual belinya praktis melalui aplikasi, investasi reksa dana di MotionTrade juga tidak dikenakan biaya untuk transaksi jual beli melalui MotionTrade. Anda juga bisa memperoleh bonus e-voucher Rp100 ribu saat membuka rekening reksa dana sekaligus saham di aplikasi MotionTrade. Selain investor baru, investor aktif juga bisa mendapatkan e-voucher tersebut dengan mengajak teman Anda sebanyak-banyaknya menjadi investor di MotionTrade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Sambut Iduladha, MNC...
Sambut Iduladha, MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas Tebar Kepedulian Bersama MNC Peduli
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Berita Terkini
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved