Kinerja Gemilang, Laba Bersih MSIN Meningkat 84% di Kuartal I 2022

Selasa, 19 Juli 2022 - 15:22 WIB
loading...
Kinerja Gemilang, Laba Bersih MSIN Meningkat 84% di Kuartal I 2022
PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menggelar RUPST hari ini di iNews Tower, Jakarta. FOTO/MPI/Azis Indra
A A A
JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menutup kinerja tahun lalu dengan cukup gemilang. Berdasarkan laporan MSIN berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih meningkat sebesar 80% di 2021 mencapai Rp300 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya Rp167 miliar.

Sementara laba bersih untuk kuartal I 2022 mengalami peningkatan sebesar 84% yoy menjadi Rp140 miliar mewakili margin laba bersih 15%. Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp1,8 triliun pada 2021 serta membukukan pendapatan sebesar Rp924 miliar pada kuartal I 2022.

"Kami sangat bersemangat untuk menyajikan hasil performa keuangan Perseroan yang luar biasa serta memperlihatkan strategi jangka menengah hingga panjang dalam mendiversifikasi portofolio digital perseroan, yang semata-mata dilakukan demi pertumbuhan masa depan perseroan dan maju menuju ambisi kami untuk menjadi perusahaan hiburan digital dalam lingkup regional dan bahkan global," kata Direktur Utama MSIN Hary Tanoesoedibjo dalam acara RUPST MSIN di iNews Tower, Jakarta (19/7/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Kinerja, MNC Digital Entertainment Tunjuk Direksi dan Komisaris Baru

Terkait EBITDA mencapai Rp445 miliar pada 2021 dan Rp248 miliar di kuartal I-2022. Seiring dengan transformasi MSIN menjadi grup hiburan digital terbesar dan terintegrasi di Indonesia, RCTI+ (AVOD superapp), Vision+ (SVOD superapp), dan 7 portal umum dan berita telah resmi ditambahkan ke dalam portofolio Perseroan pada bulan Maret 2022, dan juga keterlibatan Perseroan baru-baru ini ke dalam operasi gaming.

RUPST telah memutuskan bahwa laba bersih Perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan pembiayaan untuk ekspansi upaya pertumbuhan dalam digital dan game. MSIN diharapkan akan bertahan sebagai produsen konten terbesar di Indonesia, dengan meningkatkan jumlah produksi konten setiap tahun dan juga secara signifikan meningkatkan kualitas kontennya, terutama pada konten produksi original untuk mendorong pertumbuhan dan konsumsi pemirsa di RCTI+ dan Vision+.

Selain video dan game, MSIN memperkuat perannya dalam memproduksi dan mendistribusikan konten di seluruh portofolio bisnisnya yang mencakup audio, musik, artikel, UGC, manajemen bakat, dan kemitraan melalui platform media sosial.

RUPST juga menyetujui pengangkatan Kanti Mirdiati Imansyah dan Dini Aryanti Putri menjadi Dewan Komisaris Perseroan, dalam rangka untuk melakukan pengawasan terhadap pengurusan Perseroan dan pemantauan kinerja Direksi, serta pengangkatan Tantan Sumartana sebagai Direktur, dengan fokus pada keseluruhan sales & marketing di seluruh platform MSIN.

Berikut susunan dewan dan komisaris MSIN.

Dewan Komisaris:

- Komisaris Utama: Noersing

- Komisaris: Liliana Tanaja

- Komisaris: Kanti Mirdiati Imansyah

- Komisaris: Dini Aryanti Putri

- Komisaris Independen: Andry Wisnu Triyudanto

Dewan Direksi

- Direktur Utama: Hary Tanoesoedibjo

- Direktur: Ella Kartika

- Direktur: Valencia H. Tanoesoedibjo

_ Direktur: Dewi Tembaga

- Direktur: Titan Hermawan

- Direktur: Lina Priscilla Tanaya

- Direktur: Tantan Sumartana

Diketahui, acara rapat terakhir dalam RUPST menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan, dengan persetujuan Dewan Komisaris, untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik Independen Perseroan yang akan mengaudit buku-buku Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan memberikan wewenang dan kuasa penuh kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan honorarium serta persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan dan pengangkatan Akuntan Publik Independen tersebut.

Baca Juga: Praktis dan Hemat! Atur Pengeluaran Anak Kos dengan MotionPay

Sementara itu, mata acara RUPSLB untuk menyusun kembali Anggaran Dasar Perseroan, yang antara lain mengenai perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko telah disetujui. Untuk mata acara Perseroan mengenai rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split) akan diusulkan kembali pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa berikutnya.

(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1549 seconds (11.97#12.26)