Cari Kontainer Produk Lokal, Pelni Gandeng INKA dan ITS
Jum'at, 22 Juli 2022 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Tingkatkan Layanan Jasa Pelayaran, ASDP Gandeng Pelindo dan Pelni
Keunggulan lain adalah kontainer produknya yang tidak mass production seperti yang saat ini masih diimpor. Sehingga kebutuhan Pelni dipenuhi dengan kontainer tersebut. "Kontainer standar saat ini 20 ft hingga 40 ft. Tapi, kami menyiapkan yang dibutuhkan hanya 1 ton dan 5 ton karena pulau yang disinggahi kapal Pelni keci-kecil," katanya.
Yossianis Marciano menyampaikan bahwa setiap tiga bulan pihaknya melakukan evaluasi terhadap prorotipe reefer container buatan INKA. Hal itu penting untuk dapat mengembangkan produk tersebut di masa depan. "Kemarin kita sudah uji coba ke Natuna dan sudah berjalan, tapi memang produktivitasnya akan kita tingkatkan. Sekarang kita tes lagi untuk wilayah Indonesia timur ternyata produktivitasnya juga semakin meningkat," jelasnya.
Keunggulan lain adalah kontainer produknya yang tidak mass production seperti yang saat ini masih diimpor. Sehingga kebutuhan Pelni dipenuhi dengan kontainer tersebut. "Kontainer standar saat ini 20 ft hingga 40 ft. Tapi, kami menyiapkan yang dibutuhkan hanya 1 ton dan 5 ton karena pulau yang disinggahi kapal Pelni keci-kecil," katanya.
Yossianis Marciano menyampaikan bahwa setiap tiga bulan pihaknya melakukan evaluasi terhadap prorotipe reefer container buatan INKA. Hal itu penting untuk dapat mengembangkan produk tersebut di masa depan. "Kemarin kita sudah uji coba ke Natuna dan sudah berjalan, tapi memang produktivitasnya akan kita tingkatkan. Sekarang kita tes lagi untuk wilayah Indonesia timur ternyata produktivitasnya juga semakin meningkat," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :