Semangati UKM Terdampak Pandemi, Dirut Bank UMKM Jawa Timur: Harus Bangkit!
Selasa, 26 Juli 2022 - 09:41 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi, wabah selanjutnya terjadi dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). "Karena kami punya (nasabah, Red.) petani dan peternak, ada dampaknya bagi kita, tetapi masih kita identifikasi dan Insha Allah, dampak PMK masih bisa ter-maintain, sehingga tidak menjadi bad debt," kata Yudhi yang juga menyebut hewan sapi, domba, dan ternak sebagai agunan tambahan.
Selain itu, untuk mendukung UMKM go global, bersama Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, Bank UMKM Jawa Timur akan meluncurkan program prokesra.
"Kita akan meluncurkan akhir bulan Juli ini semacam Kredit Usaha Rakyat (KUR), bunga net rendah, 3% untuk pengusaha mikro UMKM, dan maksimum debitur hanya Rp10 juta," terang Yudhi.
Baca juga: Mendag Zulkifli Hasan Target Digitalisasi Sejuta Pedagang UMKM dan Seribu Pasar Rakyat
Dia berharap, program ini dapat memberikan manfaat dan stimulus tingkat edukasi, serta pembinaan manajemen UMKM.
"Mudah-mudahan yang punya potensi ekspor, kita udah mulai database, siapa dulu yang kita naikkan kelas, dibina, semoga menjadi nasabah dari yang kecil sampai suatu saat menjadi besar. Nasabah yang sudah mulai ekspor mulai dari batik, kopi, coklat, sambal, saya rasa itu," harap Yudhi.
Selain itu, untuk mendukung UMKM go global, bersama Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, Bank UMKM Jawa Timur akan meluncurkan program prokesra.
"Kita akan meluncurkan akhir bulan Juli ini semacam Kredit Usaha Rakyat (KUR), bunga net rendah, 3% untuk pengusaha mikro UMKM, dan maksimum debitur hanya Rp10 juta," terang Yudhi.
Baca juga: Mendag Zulkifli Hasan Target Digitalisasi Sejuta Pedagang UMKM dan Seribu Pasar Rakyat
Dia berharap, program ini dapat memberikan manfaat dan stimulus tingkat edukasi, serta pembinaan manajemen UMKM.
"Mudah-mudahan yang punya potensi ekspor, kita udah mulai database, siapa dulu yang kita naikkan kelas, dibina, semoga menjadi nasabah dari yang kecil sampai suatu saat menjadi besar. Nasabah yang sudah mulai ekspor mulai dari batik, kopi, coklat, sambal, saya rasa itu," harap Yudhi.
Lihat Juga :