alexametrics

Indeks S&P berakhir menguat, Dow melemah

loading...
Indeks S&P berakhir menguat, Dow melemah
Ilustrasi
A+ A-
Sindonews.com - Indeks S&P 500 pada perdagangan hari Selasa waktu setempat berakhir menguat dan menjadi kenaikan terbesar mingguan di Wall Street tahun ini didukung aktivitas merger.

Sementara laporan ekonomi yang mengecewakan baru-baru ini diabaikan lantaran dinilai karena faktor cuaca. Adapun tingkat pembangunan rumah di Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan terbesar pada bulan Februari dan menggambarkan bahwa sektor manufaktur di bawah proyeksi.

"Kita melihat cuaca sebagian besar mempengaruhi data ekonomi, terutama yang berhubungan dengan konsumen," kata analis riset Fort Pitt Capital Group Kim Forrest seperti dilansir Reuters, Rabu (19/2/2014).



Adapun saham Forest Laboratories (FRX.N) menjadi sektor pendorong terbesar kenaikan indeks S&P 500 setelah Actavis (ACT.N) mengatakan akan mengakuisisi perusahaan farmasi tersebut dalam bentuk tunai maupun saham senilai USD25 miliar.

Saham Forest Labs melonjak 27,5 persen menjadi USD91,04. Saham saham produsen obat generik Teva (TEVA.N) naik 3,3 persen menjadi USD45,67 dan Mylan (MYL.O) melonjak 4,8 persen menjadi 48,30.

Sementara Indeks Dow Jones ditutup turun 23,99 poin atau 0,15 persen menjadi 16.130,40; indeks S&P 500 naik 2,13 poin atau 0,12 persen menjadi 1.840,76 dan Nasdaq menguat 28,758 poin atau 0,68 persen menjadi 4.272,783.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak