Kementan Optimis Komoditas Hortikultura Dapat Menopang Perekonomian
Minggu, 28 Juni 2020 - 08:37 WIB
loading...
A
A
A
"Jenis usaha yang kami rintis adalah budidaya sayuran organik dengan aspek egalitas berupa tanda daftar kelompok tani yang beranggotakan 30 anggota petani muda, bersertifikat organik Indonesia dari INOFICE. Omset Rp300 juta per bulan. Kami garap lahan seluas 10 hektar ditanami lebih dari 50 jenis sayuran," ujarnya.
Sofyan menegaskan di masa pandemi dan new normal ini, merupakan momentum yang sangat menguntungkan mengembangkan budidaya sayuran. Permintaan tidak hanya dalam Jawa Tengah, tapi juga merambah Sumatra.
"Memang benar bahwa wabah Covid-19 membuat penjualan justru semakin meningkat. Jika biasanya per bulan hanya mampu menjual 4 ton sampai 5 ton sayur organik. Saat ini penjualannya meningkat hingga 300% menjadi 14 ton sampai 15 ton sayur per bulan," jelasnya.
Sofyan menegaskan di masa pandemi dan new normal ini, merupakan momentum yang sangat menguntungkan mengembangkan budidaya sayuran. Permintaan tidak hanya dalam Jawa Tengah, tapi juga merambah Sumatra.
"Memang benar bahwa wabah Covid-19 membuat penjualan justru semakin meningkat. Jika biasanya per bulan hanya mampu menjual 4 ton sampai 5 ton sayur organik. Saat ini penjualannya meningkat hingga 300% menjadi 14 ton sampai 15 ton sayur per bulan," jelasnya.
(bon)
Lihat Juga :